Ibarat Grup Trio PLN, Biro dan Panitia Diduga Bekerjasama Raup Keuntungan Dalam Pasang Baru Kwh di Desa Kusuma
Nusaperdana.com, Pelalawan - Ibarat Grup Trio PLN, Biro dan Panitia di duga kuat melakukan bekerjasama untuk meraup keuntungan diluar kewajaran hingga membuat kantong warga bolong-bolong.
Hal ini terjadi saat pemasangan baru Kilowatt hour atau (Kwh) di Desa Kusuma Kecamatan Pangkalan Kuras Kab.Pelalawan-Riau.
Yang sangat miris Program Pemerintah yang sangat di gadang-gadangkan ini, malah di duga telah di manfaatkan oleh PLN, Biro jasa dan Panitia dalam pematokan harga per Kilowatt Hour (Kwh).
Pantauan media Nusapeedana.Com beberapa waktu lalu di Desa Kusuma pemasangan Kwh masih berlanjut sampai berita ini di terbitkan.
Dan biaya yang di patok Panitia juga masih tetap sama dengan Rincian tegangan 900 What dengan harga Rp.3.600.000,-(Tiga juta enam ratus ribu rupiah).
Selain biaya Kwh tersebut Panitia juga membebankan biaya Tambah daya yg bervariasi kepada masyarakat Desa Kusuma yang membuat puyeng tujuh keliling.
Kepada media ini seorang warga yang tidak mau namanya di publikasikan menuturkan kekecewaannya terhadap Pihak PLN Pangkalan Kerinci, Biro jasa serta Pihak Panitia.
Yang tanpa memikirkan nasib masyarakat yang kurang mampu, hingga membuat harga se-enaknya saja.
"Saya berharap agar Pemerintah memperhatikan permasalahan ini utasnya dengan penuh harap," katanya.
Selain Pemerintah kami berharap agar pihak kepolisian yakni Polres Pelalawan agar menindak para pelaku yang membuat harga di luar kewajaran.
Memang baru-baru ini informasinya pihak panitia sudah di panggil oleh polres pelalawan, namun kelanjutannya juga kami tidak tau ucapnya.
Kepala PLN Cabang Pangkalan Kerinci Bahdad saat di confirmasi tidak dapat tersambung, hingga berita ini di turunkan. (Gom)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi