Ini Alasan Syahrini Baru Sekarang Laporkan Penyebar Hoax
Nusaperdana.com, Jakarta - Tak banyak yang tahu Syahrini sebenarnya sudah melaporkan Lia Ladysta sejak Maret 2019. Kini, Syahrini semakin serius mengusut tuntas oknum-oknum yang sudah menyebarkan hoax tentang dirinya.
Manajer marketing Syahrini, Reindhy, menuturkan sang artis sebelumnya sedang menikmati waktunya sebagai istri. Oleh sebab itu, pelantun lagu 'Sesuatu' itu tidak secara khusus mengusut penyebar hoax.
"Syahrini setelah menikah lebih banyak fokus mengurus suami. Ditambah belakangan ini ada wabah, jadi sempat tertunda (mengurus persoalan hukum untuk mengusut oknum yang sudah memfitnahnya)," jelas Reindhy kepada detikcom melalui pesan singkat.
Ketimbang harus mengambil pusing dengan fitnah, Syahrini lebih memilih untuk fokus menjadi istri. Akan tetapi, sang suami Reino Barack justru gerah dan memerintahkan pihak manajemen Syahrini untuk mengambil langkah hukum.
"Beliau (Syahrini) lebih mementingkan mengurus suami dan rumah tangganya," tegas Reindhy.
"Semua perintah dari Reino Barack. (Laporkan) kasus pencemaran nama baik termasuk penyebaran konten pornografi," tukasnya.
Setelah melaporkan Lia Ladysta soal ucapan dan fitnah yang menyeret seorang pria asl Banjarmasin yang akrab disapa Pak Haji, Syahrini dan pihaknya juga sudah melaporkan dua akun gosip yang berbuntut pada penangkapan.
Salah satu akun yang dilaporkan, yakni @danunyinyir99 pemiliknya, MS, sudah ditangkap polisi. MS mengaku menyebarkan hoax video syur mirip Syahrini karena kesal dan menganggap Syahrini sudah merebut kekasih idolanya.

Berita Lainnya
DPW Perempuan Bangsa Kepulauan Riau Resmi Dilantik, Hj. Helmiaty Basri Siap Pimpin Penguatan Peran Perempuan di Kepri
Seorang Remaja Diperkosa 27 Pria di Sampang, Komisi XIII: Kejar Seluruh Pelaku, Pastikan Korban Pulih dan Peroleh Keadilan
Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Nino dan Prioritaskan Pencegahan
Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
Komisi III DPR Minta Polri Cari Pihak Bertanggung Jawab di Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout: Bongkar Seluruh Jaringannya!
Tragedi di Intan Jaya: Ibu Hamil Jadi Korban Tembakan, DPR Desak Investigasi Transparan
Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas
Perkuat Kedaulatan Hukum Nasional, DPR Desak RUU HPI Batasi Penggunaan Hukum Asing dalam Kontrak Bisnis