HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Intensifikasi budidaya cabe jadikan optimalisasi produksi dan kintiniu
Nusaperdana.com, Kampar - Dalam rangka percepatan optimalisasi Produksi secara Kontiniu di Kabupaten Kampar, bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Riau melaksanakan Pelatihan Intensifikasi Budidaya Cabe Merah dengan Sapta Usaha Tani.
Dimana pelatihan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto, SH, MH yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan kampar Ir Cokroaminoto, MM Cikro tersebut di laksanakan di UPT Balai Pembibitan dan Pelatihan Ternak Ruminisia Desa Kuapan Kecamatan Tambang, senin (29/11/21).
Cokroaminoto dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada BI dan KTNA Provinsi Riau, dimana sejauh ini terus mendukung dan menyelenggarakan pelatihan untuk para petani atau kelompok Tani khususnya di kabupaten kampar.
Selaras dengan Program Oftimalisasi Mandiri Pangan Pemda Kampar, Cokroaminoto minta seluruh peserta agar bisa mengikuti pelatihan dengan baik. Sehingga nantinya bisa mengolah perkebunan khusus Cabe minimal dilingkungan sekitar rumah.
Begitu juga melalui Sapta Usaha Tani kita akan terus lakukan dmusaha-usaha ekstensifikasi pertanian, yaitu usaha dengan meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperluas lahan pertanian baru dengan membuka hutan dan semak belukar, daerah sekitar rawa-rawa dan daerah pertanian yang belum dimanfatka serta pemanfaatan lahan tidur.
Hal senada juga disampaikan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA Provinsi Riau Drs Yusri, M.Si yang sempat juga hadir pada kesempatan tersebut juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bank Indonesia yang ikut andil dalam membantu program KTNA Riau khususnya KTNA kabupaten kampar.
Serius lah kita jadi petani dan serius lah kita bekerja, saat ini jangan gengsi jadi petani. Justru petani lah yang lebih sejahtera dan lebih berkah. Untuk itu apabila bercerita dalam hal pertanian, perkebunan dan Perikanan, kampar nantinya akan menjadi Pilot Projet untuk provinsi Riau"ungkap Sekda kampar tersebut".
Usai pembukaan, Bupati kampar melalui Cokro melalui Program Sosial Bank Indonesia (BI) oleh Deputi Bank Indonesia Perwakilan Riau Maria Cahyani secara simbolis menerima bantuan beberapa alat mesin pertanian seperti Alsintan dan Saprodi Pertanian yang dan diserahkan langsung kepada Kelompok Tani Jaring Mas Sejahtera.(Redaksi)

Berita Lainnya
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Jagung Ketahanan Pangan di Lahan UPTD Pertanian
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
Media Nusa Perdana Surati BPN Kampar, Minta Klarifikasi Soal Pencabutan SKT dan SKGR di Kota Garo
Panen Raya Jagung di Sabak Auh, Polsek dan Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana
HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu