Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Israel Sukses Melakukan Percobaan Vaksin Virus Corona pada Tikus

Nusaperdana.com - Sebuah laboratorium yang dikelola Kementerian Pertahanan Israel telah berhasil merampungkan percobaan vaksin pada tikus, membuka jalan untuk percobaan selanjutnya pada hewan lain dan kemudian percobaan pada manusia.
Dilaporkan Channel 12, Institut Penelitian Biologi Israel, yang berbasis di Ness Ziona, berharap bisa merampungkan vaksin dalam waktu satu tahun, atau lebih awal jika memungkinkan.
Selama percobaan, dua kelompok tikus terinfeksi virus corona, tapi hanya satu kelompok yang diberikan vaksin.
Kelompok yang tak divaksin menjadi sakit, dan sekelompok tikus yang divaksin tetap sehat. Demikian dilansir dari The Times of Israel, Senin (18/5/2020).
Percobaan pada tikus adalah tahap permulaan penting dalam mengembangkan obat-obatan dan kemudian bisa dilakukan tes lebih lanjut terhadap hewan lainnya.
Jika berhasil, percobaan akan beralih ke manusia untuk mengecek efektivitas vaksin dan dampak lainnya.
Awal bulan ini, laboratorium tersebut mengonfirmasi telah mengisolasi antibodi yang diyakini bisa digunakan untuk mengembangkan obat Covid-19.
Pengembangan itu tak akan bermanfaat dalam penciptaan vaksin, tapi bisa menjadi salah satu langkah pengobatan bagi mereka yang terinfeksi.
Di saat sejumlah lembaga ilmiah di seluruh dunia menemukan antibodi yang bisa melawan Covid-19, laboratorium ini saat itu mengatakan menjadi yang pertama di dunia yang telah mencapai tiga loncatan: menemukan antibodi yang bisa menghancurkan virus; menargetkan virus corona secara spesifik; dan antibodi bersifat monoklonal, mengurangi tambahan protein yang bisa menyebabkan komplikasi pada pasien.
Menurut Channel 12, laboratorium ini telah mengidentifikasi delapan antibodi untuk Covid-19 dan telah mengajukan paten internasional.
Antibodi diproduksi dari darah pasien Covid-19 yang mengalami gejala serius, dan kemudian sembuh.
Laboratorium berharap untuk mencampurkan antibodi ke dalam obat Covid-19. Jika para peneliti bisa menciptakan obatnya, mereka akan mencari perusahaan obat internasional untuk produksi massal.
Sekitar 100 kelompok penelitian di seluruh dunia sedang berusaha mencari vaksin virus corona, dengan hampir puluhan penelitian yang telah sampai tahap awal percobaan pada manusia. Tapi sejauh ini belum bisa diprediksi apakah ada vaksin yang akan bekerja secara aman.
Berita Lainnya
Warga Palestina yang Ditahan Militer Israel Dibebaskan Dengan Kondisi Terluka
Tujuh Strategi Diplomasi Public Relations untuk Meningkatkan Reputasi Suatu Bangsa.
Amerika Serikat Mulai Uji Klinis Vaksin Influenza Universal
Rusia Kecam Aksi Barat Terhadap Iran
Australia tambah bantuan kendaraan lapis baja untuk Ukraina
Israel Hancurkan Bangunan Sekolah di Palestina di Tepi Barat
PM Inggris Sebut China Ancaman Terbesar Ekonomi Dunia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Pecat Komandan Militer Senior Ditengah Serangan Rusia