Kanit Patroli dari Sat Lantas Polres Smeulue Lakukan Pengawalan Truk Pengangkut Sembako
Nusaperdana.com, Simeulue - Antisipasi keterlambatan pendistribusian bahan pokok kebutuhan masyarakat, dalam rangka Ops Ketupat Rencong -2020 Sat Lantas Polres Simeulue, Minggu (26/4/2020), melaksanakan kegiatan pengawalan Truk pangangkut sembako dari Pelabuhan Kargo Sinabang ke Toko/ Pedagang di sekitaran Kota Sinabang.
Dalam kegiatan pengawalan tersebut, dipimpin langsung oleh Kanit Patroli Satlantas Polres Simeulue, Brigadir Elbiadi dengan didampingi dua anggota Sat Lantas Polres Simeulue, tidak dipungut biaya (gratis).
Kanit Patroli Satlantas Polres Simeulue, Bripka Elbiadi melalui Paur Humas Polres Simeulue, Bripka Efriadi Saputra kepada Nusaperdana.com mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk kelancaran dijalan serta menjamin tidak adanya penghalang jalan oleh pihak manapun yang mengakibatkan terhambatnya pendistribusian bahan pokok dan kebutuhan masyarakat, tuturnya
Lebih lanjut, Kanit Patroli menyebutkan pengawalan tersebut dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat mewabahnya COVID-19, ungkapnya
Supir truk pengangkut bahan pokok, Raman mengatakan, merasa terbantu dengan adanya pengawalan yang dilakukan pihak petugas kepolisian Sat Lantas Polres Simeulue, selain lancar dalam perjalanan juga merasa aman dan nyaman. (Ris)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi