Ketua DPRD Hadiri Pemusnahan BB Narkotika di Polres Bengkalis
Nusaperdana.com, Bengkalis - Ketua DPRD H. Khairul Umam mengapresiasi kinerja Polres Bengkalis yang telah berusaha dan berhasil memberantas satu persatu Kasus Narkoba di Kabupaten Bengkalis.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pemusnahan barang bukti (BB) narkotika di halaman Mapolres Bengkalis yang dilakukan oleh AKBP Hendra Gunawan bersama Sekda Bengkalis H. Bustami HY, Dandim 0303 Letkol Inf Lizardo Gumay beserta tamu undangan lainnya.Selasa (26/01)
"Narkoba sangat berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat. Untuk itu, semua pihak baik seluruh jajaran pemerintah maupun masyarakat diharapkan bahu-membahu dalam memberantas narkoba dan melindungi generasi muda,".Ucap Ustadz KU yang akrab disapa sehari-hari itu.

Pembinaan dan penjagaan harus secara masive dilakukan diseluruh lini agar generasi muda tidak habis terjerumus ke dunia zat berbahaya tersebut.
Ia juga mendukung wacana pembentukan pengurus Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) segera setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis yang baru karena nampaknya kasus narkoba di Kabupaten Bengkalis terus meningkat.
"DPRD siap mensupport demi kepentingan bersama dan demi menciptakan generasi berkualitas di Kabupaten Bengkalis yakni generasi bebas Narkoba". Terang Ustadz KU. (Putra)

Berita Lainnya
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit
Dinilai Konsisten Berantas Narkoba, Kapolres Inhil dan Kasat Res Narkoba Raih Penghargaan dari GRANAT
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Cek Perkembangan Tanaman Timun Warga di Inhil, Hasilnya Memuaskan
Hanya 81 Ribu dari 400 Ribu Warga Kampar Bekerja, Ikhsan Desak DPRD Panggil Seluruh Perusahaan
Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa
Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Program Ketahanan Pangan, Panen Diperkirakan Sepekan Lagi
Ketua PW IWO Riau Ajak Media Nasional Kawal Sidang Gubernur Riau Nonaktif, Imbau Publik Tak Terprovokasi