Ketua MPI Prov Riau Serahkan Bantuan Bibit Pinang ke Pengurus Masjid Nur Iman
Nusaperdana.com, Mandau - Sebagai bentuk kepedulian ekonomi masyarakat kedepan dan upaya penghijauan di lingkungan masjid, ketua MPI Provinsi Riau Maulana catib Kendro memberikan bantuan bibit pohon pinang kepada pengurus masjid Nur iman jalan Hangtuah Duri, Sabtu (01/02/2020) pagi.
"Bibit pohon pinang ini sengaja saya sumbangkan ke beberapa Masjid di duri yang jumlahnya beberapa ribu, Alhamdulillah pagi ini di mesjid Nur iman sudah saya serahkan kepada pengurus masjid, mudah-mudahan jika ini bisa tumbuh dengan baik, dan dibudayakan, hasilnya akan dapat membantu dana mesjid serta perekonomian masyarakat," terang Mc kendro kepada beberapa awak media.
Ditambahkannya dengan penyerahan bibit pinang secara simbolis kepada pengurus Masjid nur iman pagi ini, bisa ditanam dan kita tunggu hasil kedepan, ucap MC kendro yang berkiprah di Partai PKB saat ini
Pada kesempatan yang sama Ketua pengurus mesjid Nur iman H. Muhammad Ardi amir yang diwakili Penasehat Julius lelo mengucapkan terimakasih kepada ketua MPI Provinsi Riau MC kendro, dengan diberikan nya bibit pinang ini, dapat bermanfaat dan masyarakat dilingkungan masjid Nur iman.
Sembari lansung menanam beberapa bibit pohon pinang yang sudah disumbangkan oleh Mc kedro di halaman masjid nur iman. (Putra)

Berita Lainnya
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Islamic Center
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H
Safari Ramadan PHR di Duri : Apresiasi Wartawan Pererat Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim Keluarga Jurnalis
Hangatnya Ramadan, PWI Bengkalis Berbagi Takjil dan Pererat Silaturahmi dengan Buka Puasa Bersama
Pemkab Rohul Safari Ramadhan di Mesjid AL-FALAH Desa kembang damai berlangsung meriah dan damai
Lapas pasir pengaraian ikuti Rapat persiapan pan idul Fitri bersama Kakanril Ditjenpas Riau.
TPP ASN Inhil Dua Bulan Cair, THR Segera Menyusul Tunggu Perbup
Wabup Rohul Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Hasil Penegakan Perda Tahun 2025