Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Masjid Al-Aqsa Bakal Dibuka Akhir Mei Ini

Nusaperdana.com - Setelah ditutup selama lebih dari dua bulan akibat pandemi virus corona, Masjid Al-Aqsa di Yerusalem akan kembali dibuka mulai 31 Mei.
Informasi itu diungkapkan oleh otoritas yang bertanggung jawab mengawasi situs suci kota tersebut.
Langkah pencegahan akan diterapkan di pintu masuk masjid, seperti diumumkan Direktur Masjid Al-Aqsa, Syekh Omar Al-Kiswani.
Hal itu disampaikan usai pertemuan Departemen Wakaf Agama, yang dijalankan Yordania, dalam kaitannya membahas langkah terkini sehubungan dengan masjid tersebut.
Sementara itu, otoritas tidak akan memberlakukan pembatasan jumlah orang yang diizinkan beribadah di dalam masjid.
Artinya semua orang yang berkunjung dan melakukan ibadah akan dibebaskan.
Diketahui, Masjid Al-Aqsa ditutup untuk semua jamaah sejak akhir Maret di tengah wabah virus corona di wilayah Palestina.
Namun, hingga Rabu (24/5) Palestina mencatat total 613 kasus Covid-19, termasuk lima kematian.
Masjid Al-Aqsa merupakan situs paling suci ketiga di dunia bagi umat Muslim. Yahudi menyebut area tersebut sebagai Kuil Gunung, mengklaim bahwa itu merupakan situs dua kuil Yahudi di masa kuno.
Israel menduduki Yerusalem Timur, lokasi Masjid Al-Aqsa, selama perang Arab-Israel pada 1967.
Israel mencaplok seluruh kota pada 1980 dalam sebuah langkah yang tak pernah diakui oleh komunitas internasional.
Berita Lainnya
Warga Palestina yang Ditahan Militer Israel Dibebaskan Dengan Kondisi Terluka
Tujuh Strategi Diplomasi Public Relations untuk Meningkatkan Reputasi Suatu Bangsa.
Amerika Serikat Mulai Uji Klinis Vaksin Influenza Universal
Rusia Kecam Aksi Barat Terhadap Iran
Australia tambah bantuan kendaraan lapis baja untuk Ukraina
Israel Hancurkan Bangunan Sekolah di Palestina di Tepi Barat
PM Inggris Sebut China Ancaman Terbesar Ekonomi Dunia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Pecat Komandan Militer Senior Ditengah Serangan Rusia