Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Mudik Lebaran, Ini Pesan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Kepada Warga
Nusaperdana.com, Pekanbaru - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengingatkan warga yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 1446 H agar memastikan keamanan rumah sebelum berangkat.
Menurutnya, langkah ini penting untuk menghindari risiko seperti kebakaran, pencurian, dan gangguan lainnya saat rumah ditinggalkan dalam waktu lama.
"Sebelum meninggalkan rumah, pastikan dulu keamanan rumah dan lingkungan sekitar. Kompor dan tabung gas harus dalam kondisi aman agar tidak terjadi kebakaran," ujar Agung, Rabu (26/3/2025).
Selain itu, Wali Kota juga meminta pemudik untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, tidak terburu-buru di jalan, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas.
"Saat di jalan, saling menghargai dengan pengendara lain agar selamat sampai tujuan," tambahnya.
Agung juga mengimbau agar warga yang akan mudik melapor kepada ketua RT atau petugas keamanan setempat.
"Jika warga yang mudik melapor ke RT, ini akan memudahkan pemantauan keamanan di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, potensi kejadian yang tidak diinginkan bisa diminimalisir," jelasnya.
Selain itu, Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan doa bagi seluruh pemudik agar selamat dalam perjalanan dan bisa merayakan Idulfitri 1446 H bersama keluarga.
"Kami doakan semua pemudik dalam kondisi sehat, perjalanan lancar, dan bisa berkumpul bersama keluarga di hari raya," tutupnya.

Berita Lainnya
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara
Penolakan PKS Oleh Pesantren Al Fauzan Terlalu Berlebihan
KLH Respons Galian Tanah Diduga Ilegal di Simpang Kubu Kampar