Kecamatan Bantan dan Bengkalis Terbanyak
ODP Covid-19 di Bengkalis Capai 1.796 Orang
Nusaperdana.com, Bengkalis – Hingga pukul 22.00 WIB, Jumat, 27 Maret 2020, total Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Bengkalis berjumlah 1.796 orang.
Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan, 798 ODP atau 44,43 persen berdomisili di Kecamatan Bantan dan merupakan kecamatan yang terbanyak ODP dari 11 kecamatan di daerah ini.
Adapun terbanyak kedua di Kecamatan Bengkalis. Yakni, 701 atau 39,03 persen.
Masih menurut data yang dirilis Dinas Kesehatan tersebut, di seluruh kecamatan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini terdapat ODP.
Sedangkan dari 18 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas di daerah ini, satu-satunya UPT Puskesmas yang di wilayah kerjanya tidak terdapat ODP di wilayah kerja UPT Puskesmas Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan.
“Dari 1.796 ODP tersebut, 28 orang diantaranya dipantau oleh Rumah Sakit Umum Mandau. Jadi total ODP yang dipantau UPT Puskesmas 1.768 orang,” jelas Kadis Kominfotik Kabupaten Bengkalis Johansyah Syafri, berapa saat lalu.
Ditambahkan anggota Tim Teknis Pemberdayaan Masyarakat, Penyuluhan, Sosialisasi Dan Informasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bengkalis ini, 1.796 ODP tersebut menjalankan karantina secara mandiri di rumah masing-masing. (putra/diskominfotik)

Berita Lainnya
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit
Dinilai Konsisten Berantas Narkoba, Kapolres Inhil dan Kasat Res Narkoba Raih Penghargaan dari GRANAT
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Cek Perkembangan Tanaman Timun Warga di Inhil, Hasilnya Memuaskan
Hanya 81 Ribu dari 400 Ribu Warga Kampar Bekerja, Ikhsan Desak DPRD Panggil Seluruh Perusahaan
Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa
Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Program Ketahanan Pangan, Panen Diperkirakan Sepekan Lagi
Ketua PW IWO Riau Ajak Media Nasional Kawal Sidang Gubernur Riau Nonaktif, Imbau Publik Tak Terprovokasi