Pambangunan Parkir Pasar Suram Terbengkalai, LPPNRI Angkat Suara
Nusaperdana.com, Kampar - Pembangunan parkir pasar Suram Desa Suka Ramai Kecamatan Tapung Hulu kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2022 terbengkalai pengerjaannya. Dilain sisi tahun 2022 sudah lama berakhir.
Kepala Dusun (Kadus) 2 Desa Suka Ramai kepada wartawan, Selasa siang (14/2) mengatakan, mengenai pembangunan parkir ada dua pembangunan, pembangunan yang pertama tentang pembangunan kenopi itu dananya dari swadaya dan kedua pembangunan paping blok.
Untuk pembangunan paping blok menggunakan anggaran dana Desa tahun 2022. Disaat ditanya berapa jumlah anggaran pembangunan paping blok dan sang Kadus tidak tahu berapa jumlah anggaran nya.
"Mengenai berapa jumlah anggaran untuk pembangunan paping blok saya tidak tahu dan Kepala Desa yang lebih tahu anggaran nya," terang Kadus dengan singkat.
Kepala Desa (Kades) Suka Ramai Sabaruddin ketika dihubungi tidak berhasil dan di kantor Desa sang Kades juga tidak berada ditempat.
Ditempat yang terpisah anggota LPPNRI Kabupaten Kampar Daulat Panjaitan sangat menyayangkan pembangunan parkir pasar Suram terbengkalai pengerjaan nya. "Kita sangat menyayangkan pengerjaan parkir pasar Suram terbengkalai pengerjaan nya," tegasnya.
Diterangkan nya lebih lanjut, pembangunan parkir pasar Suram Desa Suka Ramai Kecamatan Tapung Hulu tidak pada tempat nya, karena areal tersebut berada di bawah forlen/ Pertamina Hulu Rokan ( PHR ).
Lembaga LPPNRI Kabupaten Kampar akan menindak lanjuti ke pihak terkait, tegas Daulat dengan singkat.

Berita Lainnya
Wabup Kampar Pimpin Safari Ramadhan di Gunung Sahilan, Bantuan Ratusan Juta Disalurkan
Kafe My Love di Tapung Disorot, Belum Kantongi PBG Desakan Penegakan Perda Menguat
Diduga Hambat Kerja Pers, Dua Kepala SPPG di Tapung Hilir Disorot
Anggota DPRD Kampar Anasril Mengaku Diancam Demo oleh Kades Sungai Tonang, Polemik SPPG MBG Memanas
Polres Indragiri Hilir Berbagi Takjil Ramadhan di Panti Asuhan Puri Kasih Tembilahan
Aksi Sadis Kampak di Kampus UIN Suska Karena Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Dinsos Kampar Klarifikasi Hibah Rp700 Juta, Publik Soroti Ketimpangan Alokasi Anggaran
SPPG Diduga Milik Anggota DPRD Kampar Disorot, Warga Keluhkan Menu MBG hingga Distribusi Terlambat