Panwascam Mandau Terus Tertibkan Alat Peraga yang Masih Terpasang
Nusaperdana.com, Mandau - Panwascam mandau mulai tertipkan Alat peraga Paslon Bupati dan wakil bupati yang masih terpasang disepanjang jalan Sudirman, Hangtuah dan jalan utama di kecamatan Mandau.
Penertiban tersebut dilakukan sesuai tahapan pilkada dan sudah ditetapkan nya Nomor Urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis oleh KPU Bengkalis.
Ketua Panwascam Mandau Feri Hardi saat dikonfirmasi Nusaperdana.com Sabtu (03/10) siang menyampaikan Penertiban alat peraga (AP) Balon (bakal calon) bupati dan wakil Bupati sebelum ditetapkan oleh kpu kabupaten bengkalis.
kata Feri yang akrab disapa itu Di kecamatan Mandau sudah kita dimulai sejak hari Kamis (01/10) dan sampai hari ini panwaslu kecamatan mandau masih menyisir bersama satpol PP karena masih ada juga yang belum sempat ditertibkan. hal ini disebabkan keterbatasan personil Panwaslu kecamatan Mandau serta panwaslu kelurahan dan desa Se-kecamatan mandau.
"Apa lagi saat ini tahapan sedang padat yaitu tahapan kampanye dan tahapan rekrutmen pengawas tempat pemungutan suara (PTPS)". Jelasnya.

Lebih lanjut Feri menambahkan terkait penertiban alat peraga,kami tetap melakukan sampai bersih dan sampai APK resmi dari KPU kabupaten bengkalis didistribusikan.dan tidak ada unsur tebang pilih dalam hal ini.
Panwaslu kecamatan Mandau tetap bertindak sesuai asas pemilu yaitu Adil.namun kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar melaporkan kepada kami terkait Alat peraga (AP) yang masih ada. Terang Feri. (putra)

Berita Lainnya
Polres Inhil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Orang Diamankan
Plt Sekda Rohul, Yusmar Tekankan Budaya Kerja dan Loyal Berintegritas
Kalapas Pasir Pangaraian Sematkan Pangkat Baru dan Beri Penghargaan Pegawai Teladan
Disparbud Kampar Klarifikasi Dugaan Alih Fungsi Hutan Jadi Wisata Sungai Hijau
Ketua LPPNRI Kampar Apresiasi Gerak Cepat Damkar Tangkap Ular Kobra di Kantor
Surat Klarifikasi Tak Digubris, Kadis Pariwisata Kampar Bungkam
Diduga Oknum Guru P3K SD Kampung Jawa Minas Cabuli Murid di Dalam Kelas dan Digelandang Ke Polsek Minas
Demi Membelikan Sepeda Motor Untuk Pacar Seorang Pemuda Tega Membunuh dan Merampok Neneknya Sendiri