Pemerintah Desa Awe Seubal Salurkan BLT DD Tahap II
Nusaperdana.com, Simeulue - Pemerintah Desa Awe Seubal Kecamatan Teupah Barat Kabupaten Simeulue menyalurkan Bantuan Lansung Tunai (BLT) dari Dana Desa tahap II.
Penyaluran atau pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa sebesar Rp. 900.000/Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut berlangsung di Aula Gedung Serba Guna Desa setempat, Jum'at (11/9/2020).
Dalam kegiatan tersebut ikut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Polsek Teupah Barat, Babinsa Pos Ramil 07/Teupah Barat dan Pendamping Lokal Desa serta undangan lainnya.
Kepala Desa Awe Seubal, Henni Abon Asmadi menyampaikan total pagu dana dari Dana Desa sebesar Rp. 143.100.000 dan dicairkan pada tahap II ini yaitu Rp. 47.700.000 kepada 53 KPM BLT-DD.
Pada kesempatan tersebut, Kades Abon panggilan akrab sehariannya mengatakan agar dana yang telah di bagikan kepada penerima untuk bisa dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Ia berharap agar di masa new normal ini masyarakat tetap produktif dan tidak lupa menerapkan protokol kesehatan.
"Saya mengajak agar tetap semangat dan selalu mengikuti protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Pandemi Covid 19," ujarnya.
Kegiatan berjalan aman dan lancar hingga usai mereka tetap menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak saat kegiatan berlangsung. (Ris)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi