Permudah Berusaha di KITB, Bupati Alfedri ingin Keseriusan Pihak Investor
Nusaperdana.com, Siak - Bupati Siak Alfedri menyambut baik investasi yang akan di lakukan oleh PT Mitra Nusantara Shipyard pembangunan galangan kapal atau Docking Kapal di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) kecamatan Sungai Apit, kabupaten Siak.
Dari Ekspos yang di sampaikan PT MNS akan membangun galangan kapal baru yang akan menghasilkan berbagai produk yang dapat digunakan secara nasional di antaranya kapal Kargo, Kontainer, Tanker, Tug Board dan jasa perbaikan kapal.
Kapasitas galangan kapal yang direncanakan berdasarkan atas tonase dari kapal-kapal yang pernah berkunjung ke wilayah kerja KSOP Tanjung Buton. Galangan kapal direncanakan untuk perbaikan dan pembuatan baru kapal berkapasitas sampai dengan 6000 GT.
"Intinya kami welcome, bapak investasi di KITB, jika ini jalan, nantinya akan terbuka lapangan kerja baru bagi anak-anak tempatan, namun kami meyakinkan dimananya, kami bisa memfasilitasi proyek ini", ujar Alfedri saat menanggapi ekspos dari PT Mitra Nusantara Shipyard, Di ruang Pucuk Rebung, kantor Bupati Siak, Kamis lalu (15/4/2021).
Pemkab Siak akan membantu layanan perizinan bagi pihak investor, yang akan berinvestasi di kawasan industri. Ia berharap investasi ini dapat terlaksana dengan lancar.
"Kalau ini serius kita akan bantu proses perizinannya, dan pihak investor nantinya be to be dengan perusahan daerah kita PT KITB sebagai pengelola kawasan", ungkapnya.
Lanjutnya, untuk masalah Inprastruktur, Listrik dari PLN tahun 2022 sudah sampai ke Buton, air bersih 2022 juga akan di bangun oleh kementrian PUPR dengan kapasitas 100 liter perdetik.
"Harahan kami kedepan kebutuhan air bersih di kawasan Industri dapat terpenuhi dan kita minta pak Budi urus izin dan hamdalnya", terangnya.
Semantara itu Komisaris PT Mitra Nusantara Shipyard Budi Kwok mengatakan pihaknya tertarik untuk investasi galangan kapal di kawasan KITB karena letaknya yang cukup strategis.
Selain itu, investasi yang di harapan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah termasuk perekonomian dan kesejahtraan masyarakat kabupaten Siak.
"Kami tertarik untuk membangun di KITB, pertama pembangunan galangan kapal, perawatan dan pembuatan kapal baru, akan di bangun galangan kapal yang memiliki fasilitas yang memadai. Kemudian galangan yang ada saat ini tidak memanfaatkan tanah pelabuhan", ungkapnya.
Menurut rencana PT Mitra Nusantara Shipyard akan membangun tiga jenis fasilitas pengedokan yang dapat menunjang perbaikan dan perawatan kapal. Yaitu Dok Luncur (Slipway), Do Apung (Floating Dock) dan Dok Lapangan (Launching Way).
"Agar investasi ini berjalan lancar, kami butuh dukungan pemkab Siak, terutama masalah izin usaha dan hamdal", terangnya. (Donni)

Berita Lainnya
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Jagung Ketahanan Pangan di Lahan UPTD Pertanian
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
Media Nusa Perdana Surati BPN Kampar, Minta Klarifikasi Soal Pencabutan SKT dan SKGR di Kota Garo
Panen Raya Jagung di Sabak Auh, Polsek dan Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana
HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu