PT Musim Mas Klarifikasi Pemberitaan, Diduga Oknum Security Aniaya Tawan Pasaribu
Nusaperdana.com, Pelalawan - Perusahaan PT Musim Mas yang bergerak dibidang Perkebunan kelapa sawit yang berada di Pangkalan Kuras melalui Humasnya, Malinton Purba SH menyampaikan Hak jawab, klarifikasi dengan adanya pemberitaan dari beberapa media online pada tanggal 11 April 2022 dengan judul "Diduga Oknum Security PT Musim Mas Keroyok dan Aniaya Tawan Pasaribu.
Selaku Manager Humas PT Musim Mas, Malinton Purba SH, menyampaikan bahwa berita yang sudah dimuat di beberapa media online Perlu kami jelaskan sebagai klarifikasi sebagai berikut :
Kami sampaikan bahwa Saudara Tawan Pasaribu merupakan karyawan PT. Musim Mas yang melakukan pencurian kabel grounding menara pantau api yang merupakan sarana dan prasarana penting dalam pencegahan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) sebut Humas Selasa 12/4/2022
dijelaskannya, saudara Tawan melakukan pencurian kabel grunding tersebut, bersama dua temannya yang juga karyawan perusahaan. Pencurian kabel grounding tersebut sudah berulangkali dilakukan oleh Saudara Tawan dan kawan-kawannya.
Pada Hari Jumat, 1 April 2022, Sdr Tawan bersama dengan temannya melakukan pencurian kabel grounding dan pada saat melakukan aksinya, satpam patroli memergoki para pelaku dan seketika itu juga, pelaku langsung melarikan diri.
Hal ini Satpam patroli tidak tinggal langsung melakukan pengejaran dan sekitar 30 meter dari lokasi pencurian, saudara Tawan terjatuh dan ketika saat ditangkap oleh satpam patroli, saudara Tawan melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata tajam berupa parang dan satpam patroli langsung melumpuhkan pelaku dan menyerahkan ke pihak berwajib Polsek Pangkalan kuras.
Oleh karena itu mengenai tuduhan dalam pemberitaan tersebut bahwa Karyawan Satpam PT Musim Mas melakukan penganiayaan terhadap Tawan Pasaribu hal ini tidak benar sesuai dengan penjelasan kami diatas.
"Dapat kami jelaskan bahwa Satpam PT Musim Mas dalam menjalankan tugas telah mengikuti Standar Operasional Perusahaan dan mengenai berita yang di publikasikan oleh beberapa media tidak benar oknum security melakukan penganiayaan," jelas Humas
Demikian klarifikasi, koreksi, sekaligus hak jawab ini. kami sampaikan, kiranya pimpinan redaksi dan pembaca dimanapun berada dapat Memakluminya. Terima kasih.salam Malin ton Purba, SH mengakhiri.(Gs).

Berita Lainnya
Di Wiliyah Bantan Sari Kabupaten Bengkalis Hutan Mangrove Seluas 3,4 Hektar Dibabat Untuk Usaha Tambak Udang
Galian C di Pulau Tinggi Ditutup, Ketua Komisi III DPRD Riau: Perusahaan Tak Hadir Saat RDP
Dishub Kampar Monitoring Lalu Lintas di Pasar Ramadan, Pastikan Arus Tetap Lancar
Komisi III DPRD Riau dan Pemprov Sidak Galian C PT KKU di Kampar, Sumur Warga Kering dan Sawah Terdampak
Ngopi Bareng Ketua IWO Riau, Mafirion Bahas Isu Strategis dan Janji Kawal Keluhan Warga
Mafirion Berbagi Kebahagiaan Ramadhan, 1.200 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan di Inhil dan Kuansing
Warga Resah Dengan Aktivitas Tertutup di Belakang Meja Biliar Yang Diduga Berkedok Judi
KLHK Limpahkan Pengaduan Aktivitas Galian C PT KKU di Sungai Jalau Kampar ke DLH Riau