Raker Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 di Provinsi Riau
Nusaperdana.com, Pekanbaru - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs HM Wardan MP menghadiri acara Rapat Kerja (Raker) Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 di Wilayah Provinsi Riau dengan mengangkat tema "Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Dalam Menopang Ketahanan Sosial Ekonomi Masyarakat", Kamis (20/02/2020) pagi.
Penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk program padat karya, serta diarahkan untuk menggerakkan sektor-sektor produktif.
Demikian himbauan yang disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hamdani saat membuka Rapat Kerja (Raker) Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Provinsi Riau Tahun 2020 di Grand Ballroom Labersa Hotel Pekanbaru.
Hamdani juga meminta Pemerintah Kabupaten/Kota segara siapkan perlengkapan administrasi tentang pencairan Dana Desa.
Sementara itu Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dalam sambutannya mengatakan pada tahun 2019 Pemerintah Pusat telah mengkucurkan dana melalui Kemenkeu sebesar 1.436.685.874.000 Triliun rupiah dan pada tahun 2020 meningkat mejadi 1.470.374.080.000 Triliun rupiah.
"Setiap Kabupaten mendapatkan alokasi, kita berharap kepada Pemerintah Pusat untuk dapat meningkatkan lagi dana Desa ini kedepannya." Harap Edy
Edy juga mengatakan Kepala Desa adalah Orang yang paling dekat dengan Masyarakatnya, oleh karena itu para Kepala Desa bertangung jawab penuh melakukan identifikasi berbagai permasalahan yang ada di Desa, dengan demikian program yang akan disusun nantinya dapat dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat.
Pada kesempatan tersebut Bupati HM.Wardan bersama Dandim 0314, Kapolres dan Kepala Kejaksaan Inhil, turut didampingi Inspektur Kab Inhil, Kepala Dinas Terkait, Kepala Badan Terkait, Kepala Bagian Terkait, Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Inhil. (safar)

Berita Lainnya
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
PBH PERADI Pekanbaru Kecam Dugaan Arogansi Debt Collector terhadap Advokat, Desak Aparat Usut Tuntas
Tak Boleh Ada Ruang bagi Premanisme, DPC IKADIN Pekanbaru Minta Polda Riau Bertindak Tegas Lindungi Advokat