Rapat Kerja Komisi III bersama PDAM Duri Bahas Bantuan Air Baku
Nusaperdana.com, Bengkalis – Komisi III DPRD Bengkalis lakukan rapat kerja perdana bersama mitra kerja di tahun 2020. Rapat kerja yang membahas action plan tentang bantuan sementara Air Baku PDAM Duri oleh PT. CPI tersebut mengundang Dinas PUPR dan PDAM Bengkalis, Selasa (07/01/2020).
konsultasi Komisi I dan Komisi III ke PT. Chevron Pasific Indonesia (CPI) Rumbai, Pekanbaru terkait permasalahan ini. Informasi yang didapat yaitu PT. CPI bersedia bekerja sama dan menyediakan air untuk PDAM namun ada dua hal yang menjadi kendala yaitu pompa dan pipa air yang tidak memadai.
Untuk itu, demi pelayanan masyarakat H. Adri selaku Komisi III menyampaikan, perlu ada perhitungan baik anggaran dan waktu pengerjaan proyek pompa dan pipa air tersebut.
Proyek ini harus kita gesa agar bisa segera selesai secepatnya dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan perencanaannya harus dibuat secara maksimal untuk kemudian dapat kita bawa kembali ke PT. CPI untuk dibahas tahap-tahap lanjutan. Action kita harus benar-benar terukur hingga proyek tersebut maksimal”, Ujar H. Adri.
Selanjutnya Action Plan dibahas beserta proses dan aturan-aturan yang memberlakukannya bersama-sama agar nantinya bantuan sementara Air Baku PDAM PT. CPI dapat terwujud dan dinikmati oleh masyarakat.**(putra/rls)

Berita Lainnya
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Islamic Center
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H
Safari Ramadan PHR di Duri : Apresiasi Wartawan Pererat Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim Keluarga Jurnalis
Hangatnya Ramadan, PWI Bengkalis Berbagi Takjil dan Pererat Silaturahmi dengan Buka Puasa Bersama
Pemkab Rohul Safari Ramadhan di Mesjid AL-FALAH Desa kembang damai berlangsung meriah dan damai
Lapas pasir pengaraian ikuti Rapat persiapan pan idul Fitri bersama Kakanril Ditjenpas Riau.
TPP ASN Inhil Dua Bulan Cair, THR Segera Menyusul Tunggu Perbup
Wabup Rohul Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Hasil Penegakan Perda Tahun 2025