Sempat Hilang, Seorang ABK dari Benteng Ditemukan Tak Bernyawa
Nusaperdana.com, Tembilahan - Mayat Rusli pelaut asal benteng yang sehari-harinya bekerja mengantar kopra dan jambul ke sambu kuala enok akhirnya ditemukan, Benteng kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (04/04/2020) oleh tim pencarian korban.
Korban sebelumnya dinyatakan hilang oleh warga pada hari Jum'at (03/04) saat perjalanan pulang dari kuala enok menuju benteng, Pompong yang ia gunakan ditemukan warga dalam kondisi mesinnya hidup namun pengemudinya tidak ada.
Setelah tim dari polsek benteng dan basarnas di bantu oleh masyarakat melakukan pencarian, akhirnya Korban ditemukan.
Kepala BPBD Inhil, H. Yuspik membenarkan penemuan mayat korban tersebut.
" Ya, Benar. Alhamdulillah korban sudah ditemukan oleh tim sar gabungan kepolisian dan TNI," sebutnya via WhatsApp.
Mayat tersebut di temukan di kawasan tanah merah dan sudah tidak berpakaian.
"Sekitar pukul 10.30 WIB," sebutnya.
Sampi berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab jatuhnya korban dari pompong sehingga mengakibatkan korban meninggal.
Warto selaku humas polres menyebutkan keterangan pasti atau laporan resmi Belum di dapatkan.
"Mayatnya memang sudah di temukan, tapi untuk laporan resmi belum ada, dan tidak ada bekas kekerasan pada mayat tersebut," tutur Warno selaku Kasubbag Humas Polres Inhil saat dihubungi media nusaperdana.com melalui sambungan Telepon. (safar)

Berita Lainnya
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
PBH PERADI Pekanbaru Kecam Dugaan Arogansi Debt Collector terhadap Advokat, Desak Aparat Usut Tuntas
Tak Boleh Ada Ruang bagi Premanisme, DPC IKADIN Pekanbaru Minta Polda Riau Bertindak Tegas Lindungi Advokat