Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Puting Beliung hantam rumah warga Aliantan, 7 unit rusak parah
Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Pantai Cermin
Peresmian Mushalla Al-Kiffah Duri :
Syaiful Ardi : Warga PKDP Harus Kompak dan Bersinergi Antar Sesama
Nusaperdana.com, Mandau - Peresmian Mushalla Al-Kiffah Baralek Batagak Kudo-Kudo Mushalla Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Duri, Syaiful Ardi Ketua DPD PKDP Bengkalis mengajak Seluruh warga Padang Pariaman yang ada diwilayah Duri untuk bisa kompak dan bersinergi antar sesama.
Hal itu disampaikan Syaiful Ardi pada sambutannya sebelum pembukaan selubung nama dan penandatangan prasasti serta penekanan tombol sirine oleh Bupati Bengkalis Kasmarni bersama Wakil Bupati Padang Pariaman Drs.Ramang, Rabu (07/04) siang.
"Kita jangan hanya sekedar melestarikan acara nikah dan kematian saja, akan tetapi kita juga harus mengembangkan wawasan lebih dari itu," ucap Syaiful Ardi yang juga wakil ketua DPRD Kabupaten Bengkalis.

Ia juga berharap kepada seluruh lulusan sarjana dari warga Padang Pariaman berdomisili untuk memberikan sumbangsih ide khususnya dalam kemajuan untuk Kabupaten Bengkalis.
"Dengan peresmian mushalla yang juga merupakan kawasan PKDP kita berharap ini nanti bisa menjadi kampung bahasa Arab, jadi semuanya berkomunikasi dengan bahasa Arab bahkan satpamnya juga harus menguasai bahasa Arab. Saya yakin hal itu bisa kita wujudkan bersama nantinya," Terangnya. (Putra)

Berita Lainnya
Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Kalapas Pasir Pengaraian pimpin Apel berikan arahan dan evaluasi Kedinasan Pegawai
Puting Beliung hantam rumah warga Aliantan, 7 unit rusak parah
DPO kasus kekerasan berat dan persetubuhan anak di bawah umur Berhasil ditangkap Polsek Tambut
Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Pantai Cermin
LPPNRI Kampar Gerak Cepat, Siap Surati PPID Soal Tapal Batas Desa Indra Sakti
Polsek Kabun Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Bantaran Sungai
LPPNRI Kampar Geram: Tapal Batas Tak Kunjung Tuntas, Pemerintah Dinilai Gagal Lindungi Hak Rakyat