Tak Diberikan Izin Melintas PT IIS Dikritik Warga Dua Desa
Nusaperdana.com, Pelalawan - Seharusnya keberadaan perusahaan menjadi mitra keuntungan yang besar bagi masyarakat di ruang lingkupnya.
Baik dari bentuk Pelestarian lingkungannya, peningkatan ekonomi masyarakat melalui penggunaan tenaga kerja lokal dan pembentukan kelompok mitra taninya, dan lain sebagainya.
Namun miris rasanya jika ada Perusahaan yang melakukan tindakan yang sangat Amoral atau tidak adanya etikat baik terhadap masyarakat yang berada disekitar lingkungannya.
Seperti yang dilakukan oleh Perusahaan Inti Indosawit Subur (PT IIS) terhadap warga di sekitarnya yakni desa Bagan Limau dan Silikuan Hulu.
Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan Expor CPO ini sangatlah tidak patut dicontoh.
Perusahaan PT IIS yang hadir di era tahun 80-an tepatnya di Kecamatan Ukui Kab Pelalawan-Riau sangat tidak terpuji tingkah lakunya, yang sampai mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat di sekitarnya.
Bagaimana tidak Perusahaan yang tergabung di Grup Asian Agri ini tidak memperbolehkan masyarakat di dekitarnya untuk melintas di malam harinya.
Hal ini membuat masyarakat Dua Desa menjadi geram.
Udin salah satu warga Desa Bagan Limau menuturkan kepada Nusaperdan.Com Jum'at 8-1-202.
Perusahaan PT IIS sudah sangat keterlaluan terhadap kami masyarakat kedua Desa tersebut.
Bagamana tidak ungkap tokoh masyarakat berdarah jawa ini dengan geram, setiap Jam 21.00 Wib kami warga desa bagan limau kususnya para tengkulak-tengkulak pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) milik masyarakat tidak di perbolehkan melintas di area jalan Perusahaan PT IIS.
Padahal sudah jelas jalan tersebut sangat kami butuhkan, karena jalan tersebut hanyalah satu-satunya akses menuju ke kecamatan ukui.
Ditanya menyoal asal muasal Perusahaan PT IIS tersebut tidak memperbolehkan melintas di atas Jam yang sudah di tentukan oleh Perusahaan, udin sangat bingung.
Dirinya (udin-red) menyampaikan kalau ampang-ampang tersebut sudah berlaku sekitar dua bulan dan sebabnya pun tidak tahu tutup udin.
Dikonfirmasi Humas Regional PT IIS Topik melalui telpon selulernya tidak ada jawaban. (Gom)

Berita Lainnya
Di Wiliyah Bantan Sari Kabupaten Bengkalis Hutan Mangrove Seluas 3,4 Hektar Dibabat Untuk Usaha Tambak Udang
Galian C di Pulau Tinggi Ditutup, Ketua Komisi III DPRD Riau: Perusahaan Tak Hadir Saat RDP
Dishub Kampar Monitoring Lalu Lintas di Pasar Ramadan, Pastikan Arus Tetap Lancar
Komisi III DPRD Riau dan Pemprov Sidak Galian C PT KKU di Kampar, Sumur Warga Kering dan Sawah Terdampak
Ngopi Bareng Ketua IWO Riau, Mafirion Bahas Isu Strategis dan Janji Kawal Keluhan Warga
Mafirion Berbagi Kebahagiaan Ramadhan, 1.200 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan di Inhil dan Kuansing
Warga Resah Dengan Aktivitas Tertutup di Belakang Meja Biliar Yang Diduga Berkedok Judi
KLHK Limpahkan Pengaduan Aktivitas Galian C PT KKU di Sungai Jalau Kampar ke DLH Riau