Tak Tersentuh Bantuan, Begini Potret Rumah Nenek Yamini
Nusaperdana.com, Aceh Singkil - Harapan rumah sehat dan nyaman untuk berteduh tentu menjadi keinginan setiap orang. Setidaknya hal itu pulalah yang tergambar di benak nek yamini, keluarga miksin di dusun 4 sanggaberu blok 15.
Rumah papan yang begitu lapuk berukuran 6 x 8 meter milik keluarga yamini rupanya sudah mulai rapuh. Bahkan, kayu pengait jendela kamar pun sebagian sudah terlepas dari bingkainya. Tak hanya itu, dinding rumah yang berbahan kayu semoengan juga terlihat rapuh.
Miris, kondisi seperti itu semakin diperparah lagi karena selama ini keluarga Aisyah jarang tersentuh perhatian pemerintah setempat. “Tidak ada bantuan, BLT juga enggak dapat, li” tutur yamini, Sabtu (18/04/2020).
“Memang sekarang sudah di rumah sendiri, tapi ya begini kondisinya. Ingin memperbaiki rumah, tapi mau gimana lagi, namanya juga enggak punya, buat kebutuhan sehari-hari saja masih kurang,” tambahnya
Saat ini, untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari hanya mengandalkan hasil kerja anaknya Aswir (37) yang bekerja sebagai buruh kasar di salah satu tobong batu bata.
Amin Sandra, selaku Kepala Kampung mengakui memang ada beberapa keluarga miskin di lingkungannya yang memerlukan bantuan. Hanya saja ia sendiri merasa bingung, karena tidak tau menahu secara persis adanya bantuan PKH atau program bantuan sosial lainnya.
“Saya juga kasihan sama nenek-nenek jompo yang ada di lingkungan sini, sama tidak ada bantuan rehab rumah layak huni, dalam hal ini akan kita lakukan koordinasi kedinas terkait agar segera sama-sama mendata dan turun langsung kewarga yang layak menerima bantuan" pungkasnya
Disamping itu Syafrizal Manik, Aktifis Ormas Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Aceh Singkil berharap Para Kepala Kampung, melalui BLT yang diwacanakan dengan Dana Desa nanti mampu mengakomodir keluarga dengan ekonomi menengh kebawah sesuai yang diharapkan dan tepat sasaran "keluarga yang seperti ini (Nenek Yamini), seharusnya dapat diakomodir nantinya. BLT Dana Desa harus tepat sasaran, kita harap begitu dan kita akan ikut mengawasi" tegasnya. (sulaiman)

Berita Lainnya
KLH Respons Dugaan Pencemaran Hulu Sungai Kampar, Minta PUDAL Sumatera Tindak Lanjuti
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Asta Cita di Lahan Ketahanan Pangan
Hulu Sungai Kampar Diduga Tercemar, DPRD Kampar Desak DLH Jangan Hanya Menunggu Laporan, Segera Turun ke Lapangan
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
BKAD Inhil Pastikan Dana Kelurahan Sudah Masuk Kasda, Insentif RT/RW Segera Cair
Diiringi Doa dan Rasa Hormat, AKP Irwanto Tanjung Tinggalkan Polsek Pulau Burung Menuju Jabatan Kabag Ops Polres Inhil
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Dukung Asta Cita di Siak
Polres Inhil Ungkap 102 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, 134 Tersangka Diamankan