Terdampak Banjir Wasior, PELNI Tetap Layani Pelanggan
Nusaperdana.com, Teluk Wondama - Sehubungan dengan terjadinya banjir bandang yang melanda Kecamatan Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat yang terjadi pada Senin (23/12), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)-PT PELNI (Persero) tetap memberikan pelayanan kepada pelanggan meskipun dalam keadaan darurat.
Selain itu PELNI juga mengerahkan armadanya untuk mengangkut sejumlah bantuan dari Nabire ke Wasior. Bantuan awal diberikan berupa genset dan peralatan penanganan darurat seperti slang, terpal dan lainnya.
Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro mengatakan bahwa Perseroan mengerahkan KM Gunung Dempo untuk membawa bantuan. "Hari Selasa (24/12) kemarin KM Gunung Dempo membawa bantuan bagi korban terdampak banjir bandang yakni berupa Genset dan sejumlah sembako yang telah diterima pada hari ini (25/12) oleh perwakilan terminal poin kami di Wasior," terang Yahya.
Terkait dengan pelayanan penjualan tiket di kantor cabang yang sempat terhenti akibat banjir bandang, Yahya menjelaskan bahwa kantor perwakilan PELNI di Wasior telah membuka kembali penjualan pada Selasa siang (24/12).
"Pelayanan penjualan tiket di kantor cabang kami sempat terhenti sejenak akibat banjir, tetapi sudah mulai kembali beroperasi sejak Selasa (24/11) pukul 11 siang," jelasnya.
Kapal-kapal dari dan ke Wasior juga tetap beroperasi melayani pelanggan sesuai jadwal. "Yang darurat pelayanan kantor karena air masuk setinggi paha orang dewasa. Alhamdulilah kemarin sudah surut dan pelayanan tiket dapat dilayani," tutup Yahya Kuncoro.

Berita Lainnya
DPW Perempuan Bangsa Kepulauan Riau Resmi Dilantik, Hj. Helmiaty Basri Siap Pimpin Penguatan Peran Perempuan di Kepri
Seorang Remaja Diperkosa 27 Pria di Sampang, Komisi XIII: Kejar Seluruh Pelaku, Pastikan Korban Pulih dan Peroleh Keadilan
Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Nino dan Prioritaskan Pencegahan
Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
Komisi III DPR Minta Polri Cari Pihak Bertanggung Jawab di Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout: Bongkar Seluruh Jaringannya!
Tragedi di Intan Jaya: Ibu Hamil Jadi Korban Tembakan, DPR Desak Investigasi Transparan
Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas
Perkuat Kedaulatan Hukum Nasional, DPR Desak RUU HPI Batasi Penggunaan Hukum Asing dalam Kontrak Bisnis