Teror OTK Lempari Batu Masjid Al-Huda, Tembilahan
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Jagad media sosial dihebohkan dengan adanya teror oleh Orang Tak Dikenal atau OTK di Masjid Al-huda, Tembilahan yang terjadi pada pagi hari, tepatnya sebelum shalat subuh, Jumat (18/9/2020). Warganet menyebut teror dilakukan dalam bentuk pelemparan batu.
Sejumlah warganet mengatakan, pelaku merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ. Dugaan tersebut menguat karena pelaku tidak hanya melakukan pelemparan batu ke Masjid Al-Huda, melainkan juga menusuk ban kendaraan milik polisi yang terparkir menggunakan senjata tajam.
Menurut salah satu akun di media sosial, pelaku sempat dikejar oleh warga dan pedagang sesaat setelah melakukan aksinya, namun gagal ditangkap karena pelaku berhasil kabur.
Akibat dari aksi brutal OTK yang diindikasikan sebagai ODGJ itu membuat warganet khawatir menjadi sasaran aksi tersebut.
Menurut Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing, OTK yang dimaksud oleh warganet saat ini telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
"Saat ini, kita tengah melakukan pendalaman terhadap kasus ini. (Pelaku, red) sudah kita amankan. Tidak ada korban dalam peristiwa subuh tadi," ungkap AKP Indra melalui keterangan tertulis.
AKP Indra membenarkan adanya dugaan bahwa pelaku teror merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa.
"Diduga (ODGJ, red). Nanti tunggu surat keterangan dokter," tukasnya.

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan