Tim Gabungan Asahan - Tanjung Balai Selamatkan Warga Hanyut di Sungai Silau
Nusaperdana.com, Asahan - Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan dibantu Basarnas Pos Tanjung Balai awalnya mencari korban atas nama Dafit. Saat pencarian, tim tiba-tiba menemukan korban lain atas nama Fitri dalam keadaan selamat dan telah di evakuasi ke RS Setio Husodo Kisaran untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, Rabu (21/10/2020)
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Asahan, Asrul Wahid, SE,M.M melalui Kasubid Kedaruratan, Zulfahri Harahap, SH mengatakan pencarian korban dilakukan di aliran Sungai Silau sekitar titik lokasi Lingkungan I Kelurahan Kisaran Naga Kec. Kota Kisaran Timur.
"Awalnya tim mencari korban sekitar pukul 10.00 WIB saat menerima laporan dari masyarakat atas nama Dafitri (40) alias Dafit jenis kelamin laki-laki alamat Jl. Sm. Raja Gg.Serumpun Lk.V Kel.Kisaran Timur Kec. Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan," ucap Kalaksa BPBD Asahan.
"Pencarian dengan cara menyisir aliran sungai dengan menggunakan perahu LCR 2 unit serta peralatan pendukung lainnya dari titik awal korban dilaporkan hilang tenggelam hingga radius lebih kurang 2 KM ke arah hilir," tuturnya.
"Namun saat sedang melakukan pencarian korban atas nama Dafit, tim tiba-tiba mendengar suara minta tolong dari arah sungai tidak jauh dari lokasi pencarian sekitar pukul 16.45 WIB. Selanjutnya Tim langsung menuju ke lokasi dan ditemukan ada seorang yang dalam keadaan pingsan tidak sadarkan diri terbaring di pinggir sungai dan diketahui baru saja terjatuh dan hanyut di aliran sungai dan sempat ditarik kepinggir sungai oleh warga yang sedang memancing disekitar lokasi," tambahnya.
Wahid juga menjelaskan tim gabungan ini dengan cepat dan tanggap langsung melakukan pertolongan awal terhadap korban. Setelah siuman korban sempat ditanyai dan menurut pengakuannya, korban bernama Fitri (13) berjenis kelamin perempuan alamat Desa Bahung Sibatubatu serta Desa Sei Alim Kec. Sei Dadap.
"Melihat kondisi korban, tim gabungan lalu membawa korban ke RS Setio Husodo Kisaran untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," ujar Wahid.
"Sedangkan untuk korban atas nama Dafit masih belum ditemukan. Dikarenakan hari menjelang malam, pencairan korban dihentikan. Tim akan melanjutkan esok pagi pada hari kedua pencarian," pungkasnya. (Aruan)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi