Tingkatkan Pelayanan RSUD HAMS, Bupati dan Rombongan Study Banding Ke RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang
Nusaperdana.com, Asahan - Bupati Asahan berharap agar RSUD H. Abdul Manan Simatupang (HAMS) bisa menjadi seperti RSUD KRMT Wongsonegoro Kota Semarang.
Hal tersebut disampaikan Bupati Asahan H. Surya, BSc saat melakukan Kunjungan Study Banding ke RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang yang juga turut didampingi Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi, Sekdakab Asahan Drs. John Hardi Nasution MSi, Asisten Adm Umum Khaidir Afrin, SE, Ka. Bapeda, Kadis Pendidikan, Kadis Kominfo, Dirut RSUD HAMS, Jumat, (13/05/2022) bertempat di Ballroom Paviliun Amarta Lantai III Semarang.
Rombongan Bupati Asahan diterima langsung Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang , dr. Susi Herawati, M.Kes dan Wakil Direktur Umum dan Keuangan, dr. Eko Krisnarto, Sp.KK, Wakil Direktur Pelayanan dr.Lia Sasdesi Mangiri, Sp.Rad beseta jajaran.
Dalam Kesempatan tersebut Bupati Asahan H. Surya , BSc menyampaikan terima kasih karena sudah menerima Rombongan dari Kabupaten Asahan dengan baik di RSUD yang dikelola Pemerintah Kota Semarang.
“Tidak salah kami memilih Rumah Sakit Wongsonegoro jadi tempat kami belajar karena sudah terakreditasi B+. Kiranya RSUD HAMS dapat mencontoh dan belajar dari pelayanan dan manajemen di RSUD ini ,” ujar Bupati.
Ditambahkan Bupati lagi, RSUD Wongsonegoro adalah rumah sakit pemerintah tapi secara fisik megah disertai pelayanan ramah, murah dan cepat. “Kita lihat pelayanan seperti rumah sakit swasta yang mahal, itu yang harus kita lakukan di Kabupaten Asahan,” tandasnya.
Selanjutnya Rombongan Bupati Asahan didampingi Dirut RSUD Wongsonegoro berkesempatan meninjau setiap Ruangan yang ada di RSUD tersebut.(syahdan)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan