Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Oknum PNS dan P3K Paruh Waktu
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
12 Gerai Holywings Jakarta Ditutup, ini Sikap Nikita Mirzani
Nusaperdana.com, Jakarta - Promosi Holywings berupa dapat miras gratis untuk pengunjung bernama (maaf) Muhammad dan Maria yang berujung dugaan penistaan agama telah sampai ke telinga Nikita Mirzani.
Sebagai salah satu pemegang saham, ia mengaku tak tahu menahu duduk perkara promosi yang memantik sensitivitas umat Islam tersebut. Kasus ini telah ditangani polisi. Aparat menetapkan 6 tersangka.
Pemerintah DKI Jakarta secara resmi mencabut izin usaha seluruh outlet Holywings di Jakarta. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Benny Agus Chandra, menyebut ini sesuai arahan Gubernur Anies Baswedan.
Nikita Mirzani merespons kasus ini dengan hati-hati. “Kalau tanya soal Holywings tanya saja langsung ke manajemennya. Karena gue itu cuma naruh duit (di sana),” kata Nikita Mirzani.
Ribuan Pegawai
“Enggak tahu gue, enggak tau apa-apa. Yang jelas di HW (Holywings) enggak tahu apa-apa disanksi. Kita punya ribuan pegawai yang juga mencari nafkah di sana,” ia menamnbahkan.
Melansir dari video wawancara di kanal YouTube KH Infotainment, Senin (27/6/2022), Nikita Mirzani syok mendengar Anies Baswedan menyetop operasional 12 gerai Holywings.
“Tanya saja langsung ke manajemen, namanya orang punya kesalahan, itu wajar. Nanti kita bisa memperbaiki,” ujar Nikita Mirzani. “Aku syok. Syok sekali, tuh,” ia menyambung.
Meski syok, ia mengaku tidak ketar-ketir dengan nasib bisnisnya. Namun, bintang sinetron Jodoh Wasiat Bapak kepikiran nasib ribuan karyawan lain yang mencari nafkah di Holywings.
Cari Nafkah
“Gue enggak tahu, ya wallahualam-lah, tapi lihat juga di belakang HW. Banyak juga orang kayak kalian cari nafkah buat anak istrinya,” ujar Nikita Mirzani. Masalah seolah tak henti menderanya. Yang ini disikapi pelantun “Nikita Geng” dengan bijaksana.
“(Didera masalah bertubi-tubi) biasa saja. Namanya manusia masih dikasih napas, pasti dikasih masalah sama Tuhan. Yang mati saja masih ninggalin masalah apalagi yang hidup,” pungkasnya.

Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI