Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Oknum PNS dan P3K Paruh Waktu
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Ainun Najib Beberkan Gaji di Singapura Tiap Bulan
Nusaperdana.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para kiai Nahdlatul Ulama (NU) mengajak Ainun Najib pulang ke Indonesia. Diketahui, Najib merupakan salah satu kader NU inisiator Gerakan Kawal Covid-19 yang kini tengah bekerja di Singapura.
Dalam akun media sosial Twitter miliknya, Najib membeberkan pendapatan satu bulan selama ia bekerja di Singapura.
"Gaji fresh graduate lulusan NTU sudah dua kali lipat jaman saya dulu 15 tahun lalu, gaji pertama dulu S$ 3,200 per bulan," unggah Najib dikutip merdeka.com, Selasa (8/3).
Ia melanjutkan, saat itu satu dolar Singapura masih sekitar Rp5.000. Kini, sudah Rp10.000 per 1 Dolar Singapura.
"Waktu itu 1 S$ = Rp 5,000an saja pula, sekarang Rp 10,000," ungkap pria lulusan Nanyang Technology University (NTU) ini.
Dia mengaku kaget disebut Jokowi agar dipulangkan ke tanah air. "What a bizarre day. Alhamdulillah bersyukur tidak menyangka, recognized & mentioned by name, oleh Presiden @jokowi di forum mulia pengukuhan pengurus @nahdlatululama," tulis Ainun Najib dikutip dari akun twitternya @ainunnajib, Selasa (1/2).
"Semoga yang terbaik. Selamat dunia akhirat bermanfaat bagi umat. Agar sempurna ditutup dengan Indomie soto ayam," sambung Ainun sambil mengunggah foto mie instan yang sedang dinikmatinya.

Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI