Akhir Tahun ini, Pilkada Serentak Dipastikan Terlaksana
Nusaperdana.com, Barru Sulsel - Mendagri RI Prof Tito Karnavian secara tegas menyampaikan bahwa pilkada serentak dipastikan akan dilakukan pada akhir tahun ini, hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Mendagri bersama 270 Kepala Daerah yang akan selenggarakan Pilkada Serentak dilakukan melalui Aplikasi Zoom, Rabu (24/6/20)
Persiapan menuju pelaksanaan tahapan pilkada serentak diminta untuk disupport oleh Pemerintah Daerah utamanya mengenai penganggaran dalam hal penyediaan dukungan sesuai penganggaran dalam NPHD dan implementasi protokol kesehatan Covid-19 di tiap tahapan.
"Pilkada Serentak fix diselenggarakan tanggal 9 Desember 2020, apapun yang akan dihadapi, hal ini akan kita laksanakan bersama"
Mantan Kapolri ini kemudian memimpin evaluasi terhadap perkembangan realisasi anggaran masing-masing Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak.
Dihadapan para peserta vidcon yang terdiri dari 270 Bupati dan Walikota Se-Indonesia, Mendagri mengulas satu persatu persentase realisasi anggaran antara NPHD dan Realisasi bagi Penyelenggara Pemilu yaitu KPUD dan Bawaslu Kabupaten/Kota.
Sehari sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Barru yang juga Bupati Barru Suardi Saleh telah melakukan penandatanganan MoU dengan Ketua KPUD Barru Syarifuddin H. Ukkas.
Tujuan MoU adalah sebagai bentuk Pengawalan dan pendampingan dari Gugus Tugas Covid-19 terkait penerapan Protokol Kesehatan dalam pelaksanaan tahapan pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Barru Tahun 2020.
Ketua KPUD Barru menyampaikan pada saat penandatanganan MoU tersebut di Media Center Gugus Tugas Covid-19 bahwa "Dari 12 Kabupaten /Kota yang akan melaksanakan Pilkada Serentak, maka Kabupaten Barru yang pertama melakukan MOU dan begitupun daerah yang pertama menyelesaikan pembahasan anggaran". (Humas Diskominsta Barru/Amir)

Berita Lainnya
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
PBH PERADI Pekanbaru Kecam Dugaan Arogansi Debt Collector terhadap Advokat, Desak Aparat Usut Tuntas
Tak Boleh Ada Ruang bagi Premanisme, DPC IKADIN Pekanbaru Minta Polda Riau Bertindak Tegas Lindungi Advokat