Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Oknum PNS dan P3K Paruh Waktu
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Bangunan Warung Dirusak OTK, Kapolres Buton Beserta TNI Turun ke Lokasi Kejadian
Nusaperdana.com, Sulawesi Tenggara - Sebuah bangunan yang rencananya bakal dijadikan warung makan di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara diduga dirusak orang tak dikenal (OTK). Pengrusakan tersebut terjadi pada Kamis (19/8/2021) dini hari sekira pukul 03.00 WITA.
Kapolres Buton AKBP Gunarko S I k, M Si ,
mengatakan Selain merusak warung makan, OTK juga diduga melempari rumah warga lainnya di Desa Gunung Jaya. Identitas pelaku hingga kini belum diketahui, polisi tetap bekerja keras melakukan penyelidikan.
Atas kejadian ini, aparat Kepolisian dan TNI yang dipimpin langsung Kapolres Buton AKBP Gunarko kini sudah berada di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Sejauh ini situasi masih kondusif, sekitar jam 3 tadi diduga ada orang tak dikenal, diduga mabuk dan melontarkan kata-kata yang tidak etis dan merusak pintu salah satu warung yang memang belum jadi,” kata Kapolres di Desa Gunung Jaya, Kamis pagi.
"Akibat pengrusakan itu, sempat menimbulkan ketegangan, mengingat Desa Sampuabalo dan Gunung Jaya sempat terjadi konflik beberapa tahun lalu". Ujar Kapolres
Kapolres berharap agar Masyarakat tetap tenang dan jangan terpancing isu. "Biarkan polisi yang selidiki, dan ini dapat memicu ketegangan mengingat histori kedua desa pernah konflik". Terangnya
berita ini dilansir dari Terawang News.com.hingga berita ini dinaikan, aparat Kepolisian dan TNI masih terus melakukan penjagaan di lokasi kejadian. (Gs)

Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI