Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Oknum PNS dan P3K Paruh Waktu
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Bertemu Sandiaga Uno, Warga Lombok Curhat Minyak Goreng Langka
Nusaperdana.com - Jelang perhelatan MotoGP 2020 yang tinggal sebulan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengecek kesiapan objek pariwisata di Pasar Seni Sesela, Lombok Barat-NTB. Dalam kunjungannya Sandiaga bertemu dua wanita pedagang makanan.
Ani dan Nikmah membawa dagangannya gorengan dan siomay dengan sebuah nampan yang diletakkan di atas kepala. Saat bertemu Sandiaga, keduanya mengeluhkan kelangkaan minyak goreng. Kalaupun ada stok, minyak goreng dijual lebih tinggi dari yang sudah ditetapkan pemerintah.
"Minyak gorengnya ada?" tanya Sandiaga Uno.
"Tidak ada pak. Habis pak minyak gorengnya," kata Ani.
"Minyak goreng kalau ada di toko sembako, ya mahal sekali," timpal Nikmah.
Mendengar keluhan tersebut, tidak banyak yang diungkapkan Sandiaga. Dia hanya memberikan semangat kepada dua pedagang makanan tersebut dan berswa foto.
"Tetap semangat ya," ungkap Sandiaga.
Sebagaimana diketahui, pada 1 Februari 2022 lalu pemerintah telah menetapkan HET minyak goreng dengan ketentuan sebagai berikut. Minyak goreng curah sebesar Rp 11.500/liter, kemasan sederhana Rp 13.500/liter, dan kemasan premium sebesar Rp 14.000/liter.
Dari hulunya, pemerintah menetapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) untuk seluruh produsen eksportir minyak goreng tanah air sebesar 20 persen dari volume ekspor masing-masing.
Domestic price Obligation (DPO) sebesar Rp 9.300 per kilogram untuk CPO, dan Rp10.300 per kilogram untuk Olein (sejenis hasil rafinasi dari CPO untuk bahan dasar minyak goreng).

Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI