Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa
Dihadapan Kemenpan RB, Bupati Kasmarni Paparkan Tindak Lanjut Hasil Evaluasi SAKIP
Nusaperdana.com,Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bengkalis paparkan tindak lanjut hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2023 dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) bertempat di kantor Kemenpan RB Jakarta, Selasa 31 Oktober 2023.
Paparan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bengkalis Kasmarni dihadapan Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Satu, Kemenpan RB Akhmad Hasmi.
Pemaparan Pemerintah Kabupaten Bengkalis Implementasi SAKIP 2023 kali ini, merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi Tim Evaluator Kemenpan RB sebelumnya yang mana menambah perbaikan atas catatan hasil evaluasi SAKIP 14 September lalu.
Adapaun rekomendasi perbaikan tersebut terdiri dari memastikan aplikasi Si-CAKEB berjalan dengan baik, indikator perjanjian kinerja perangkat daerah yang masih output, target dan indikator pada sasaran strategis, justifikasi terhadap perubahan PK prototype serta membuat reward dan punishment.
Kemudian orang nomor satu di Negeri Junjungan itu juga memaparkan aksi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bengkalis, alur penggunaan Si-CAKEB, penjenjangan dan penyelarasan serta capaian indikator daerah.
Bupati Kasmarni dikesempatan itu turut mengapresiasi serta mendorong Perangmat Daerah terkait untuk lebih meningkatkan capaian yang diraih sebelumnya.
“Tahun 2022 lalu, Alhamdulillah Bengkalis mendapat penilaian SAKIP dengan nilai 67,44 Predikat B. Kita berharap tahun ini Bengkalis dapat penilaian lebih baik lagi,” harapnya.
Lebih lanjut Bupati menambahkan, penetapan program kegiatan di seluruh PD harus berdasarkan pada SAKIP yang didalamnya merupakan penjabaran visi dan misi dengan program prioritas sebagai implementasinya.
“Semua rangkaian dimaksud mengamanatkan birokrasi pemerintahan untuk mewujudkan akuntabilitas kinerja melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau SAKIP. Hal ini mengandung arti bahwa semua unit kerja birokrasi pemerintahan harus menetapkan Program dan Kegiatan berdasarkan Visi dan Misi, kemudian diuraikan ke dalam jenis kegiatan yang paling prioritas,” ungkap Bupati.
Diakhir paparannya Bupati Kasmarni berharap kepada Asisten Deputi dan Tim Evaluator untuk memberikan bimbingan agar Bengkalis bisa menjadi kabupaten yang mampu mewujudkan perubahan dan inovasi dalam tata kelola pemetintahan yang semakin baik.
Sementara Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Satu, Kemenpan RB Akhmad Hasmi menyimak dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan pemkab Bengkalis.
"Kami senang jika Bengkalis bisa melakukan hal baik. Kami terima kasih atas tindak lanjut dari evaluasi yang dilakukan oleh Pemkab Bengakalis. Tata kelola yag baik akan membuat pertahanan pemerintah daerah menjadi baik juga," tuturnya.
Turut terlihat hadir Sekretaris Daerah Bengkalis Ersan Saputra TH, Inspektur Daerah Bengkalis Radius Akima, Kepala Dinas (Kadis) Kominfotik Hendrik Dwi Yatmoko, Kedis PUPR Ardiansyah, Kadis Dukcapil Ismail, Kadis Pendidikan Hadi Prasetyo, Kadis Parbudpora Edi Sakura, Kadis Perkim Supardi.
Lalu Kepala Bappeda Rinto, Kepala BPKAD Aready, Plt Kadisnaker Salman Alfarisi, Plt Kadis Kesehatan Ermanto, Plt. Kadis Sosial Eji Marlina serta Tim SAKIP Kabupaten Bengkalis lainnya.
Sumber : DISKOMINFOTIK

Berita Lainnya
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana
HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit
Dinilai Konsisten Berantas Narkoba, Kapolres Inhil dan Kasat Res Narkoba Raih Penghargaan dari GRANAT
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Cek Perkembangan Tanaman Timun Warga di Inhil, Hasilnya Memuaskan
Hanya 81 Ribu dari 400 Ribu Warga Kampar Bekerja, Ikhsan Desak DPRD Panggil Seluruh Perusahaan