Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Oknum PNS dan P3K Paruh Waktu
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Emank-Emak Hingga PNS Antri Antri Beli Minyak Goreng Murah
Nusaperdana.com - Masalah kelangkaan minyak goreng terus saja terjadi. Ada minyak goreng murah, langsung diserbu masyarakat. Hal ini yang membuat antrean panjang minyak goreng murah.
Selain ibu rumah tangga, kini para PNS juga antre membeli minyak goreng murah. Fenomena ini terjadi di salah satu pusat perbelanjaan di Kabupaten Bekasi.
Mereka ikut antre membeli minyak goreng kemasan 2 liter saat jam istirahat
“Mumpung istirahat dan makan di sini, jadi ikut ngambil minyak goreng dan antre di kasir,” kata Lukman (40) pegawai Pemda yang ditugaskan di pelayanan publik Lottemart Cikarang seperti dikutip akun Instagram infobekasi, Jakarta, Rabu (9/3/2022).
Tak hanya PNS, karyawan Bank bernama Mardiana juga ikut antre besama warga yang lain pada jam istrirahat. “Di toko ritel deket rumah kosong melulu,” ujarnya.
Fenomena itu sudah hampir sebulan terjadi dan ini sejak pemerintah memutuskan satu harga untuk semua merek minyak goreng yakni Rp14 ribu per liter. Mereka menghabiskan waktu istirahat dengan berbelanja minyak goreng.
Karenanya pemandangan antrean di kasir terlihat panjang, pria-wanita, tua-muda, besar-kecil ikut berjajar untuk membayar . Masing-masing menenteng satu kantong minyak goreng kemasan 2 liter. Beberapa di antara mereka berpakain rapih dan ada juga yang berseragam dan bersepatu kantoran.
Beberapa petugas penjaga pintu di toko itu menyebutkan, dia hafal siapa saja yang tiap hari membeli minyak goreng.
“Kami tidak bisa melarang, karena satu hari hanya diperbolehkan membeli kemasan berisi 2 liter. Kalau besoknya dia datang lagi tidak ada larangan,” kata petugas keamanan di sana Suryono.

Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI