Ini Alasan Barru Pantas jadi Kawasan Ekonomi Khusus Sulsel
Nusaperdana.com, Barru Sulsel - Menerima Undangan dari Pemprov Sulsel terkait pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sulsel maka Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si utus delegasi Tim Ekonomi Kabupaten Barru yang dipimpin Sekretaris Daerah Dr. Ir. Abustan, M.Si untuk mengikuti Rapat Kordinasi terkait di Bappelitbangda Provinsi Sulsel.
Rapat ini dipimpin oleh Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Setda Sulsel Drs. Muhammad Firda M.Si, Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sulawesi Selatan Prof Syamsu Alam bersama Kepala Bappelitbangda Provinsi, Kadis Penanaman Modal dan PTSP Sulsel, Kepala BPKAD Sulsel, Kadis Perindustrian Sulsel beserta jajarannya, Kemarin Senin (29/6/20).
Abustan kemudian memaparkan beberapa isu strategis baik skala global, nasional maupun regional sulsel untuk menjawab pertanyaan mengapa Kawasan Ekonomi Khusus Sulawesi Selatan sudah sangat dibutuhkan.
“Otonomi daerah di era reformasi digital yang didukung dengan semakin ramainya selat Makassar sebagai alur pelayaran internasional disertai rencana pemindahan ibu kota Negara di Pulau Kalimantan menjadikan Kawasan Indonesia Timur khususnya Sulawesi Selatan sebagai masa depan Indonesia,"buka Doktor di bidang Perencanaan Wilayah ini.
“Akses jalan darat dan akses pelabuhan laut dengan segenap keunggulan seperti terbangunnya rel kereta api di pesisir barat pulau Sulawesi menjadikan Barru yang memiliki kolam pelabuhan alam terdalam dan potensi pengembangan terluas disertai mitigasi bencana teraman serta posisi strategis yang kesemuanya memenuhi syarat untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Sulawesi Selatan,"paparnya di hadapan beberapa Guru Besar Unhas yang terhimpun dalam TGUPP Sulawesi Selatan.
Kawasan Koridor Pesisir Barat (KPPB) Sulawesi Selatan memang menempatkan Kabupaten Barru sebagai unggulan utama karena posisinya yang terletak pada poros Sulawesi Selatan dapat menjadi titik tangkap dan pusat sinergi dari semua kabupaten di Sulawesi Selatan.
“Dari sisi regulasi, Barru telah sejak awal memiliki rencana detail tata ruang Kawasan Emas (Sepe’e. Mangempang, dan Siawung) dengan komitmen pemerintah dalam bentuk beberapa dukungan produk hukum dan menjadi yang paling siap untuk menjadi pusat kegiatan ekonomi,"tambah Alumnus Universitas Hasanuddin ini meyakinkan.
Tim Ekonomi Kabupaten Barru yang ditugaskan oleh Bupati Barru Suardi saleh ini dipimpin langsung oleh Sekda Barru bersama Plt. Kepala Bappeda Umar, Kadis DPMPTSP dan Naker Syamsir, Kadis Lingkungan Hidup M.Taufik Mustafa, Kadis PUPR Baharuddin dan Kabag Ekonomi Muhaemi. (Humas Diskominsta Barru)

Berita Lainnya
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
PBH PERADI Pekanbaru Kecam Dugaan Arogansi Debt Collector terhadap Advokat, Desak Aparat Usut Tuntas
Tak Boleh Ada Ruang bagi Premanisme, DPC IKADIN Pekanbaru Minta Polda Riau Bertindak Tegas Lindungi Advokat