Inovasi Jaringan Air Bersih Desa Bukit Melintang Manfaatkan Gravitasi Perbukitan, Tuai Apresiasi
Nusaperdana.com, Kampar – Pemerintah Desa Bukit Melintang, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui Program Inovasi Jaringan Air Bersih yang memanfaatkan sumber air dari kawasan perbukitan dengan sistem gravitasi alami, sehingga mampu menyediakan pasokan air bersih secara efisien dan berkelanjutan.
Program tersebut dibangun secara bertahap dengan memanfaatkan Dana Desa. Pada Tahun Anggaran 2024, Pemerintah Desa Bukit Melintang memprioritaskan pembangunan jaringan perpipaan sebagai jalur utama distribusi air dari sumber mata air. Selanjutnya, pada Tahun Anggaran 2025, pembangunan dilanjutkan melalui penambahan sambungan perpipaan serta pembangunan tower dan bak penampungan air untuk memperkuat sistem distribusi.
Melalui sistem gravitasi, air dari kawasan perbukitan dialirkan menuju tower dan bak penampungan sebelum didistribusikan melalui jaringan perpipaan. Sistem ini dinilai lebih hemat energi karena tidak bergantung pada pompa berkapasitas besar, sekaligus menjamin ketersediaan air bersih secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Kepala Desa Bukit Melintang, Zulfikri, mengatakan inovasi tersebut lahir dari kebutuhan masyarakat akan akses air bersih yang layak dan menjadi salah satu program prioritas pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Pembangunan ini kami lakukan secara bertahap melalui Dana Desa. Tahun 2024 kami membangun jaringan perpipaan, kemudian pada tahun 2025 kami melanjutkan pembangunan sambungan perpipaan serta tower dan bak penampungan air. Alhamdulillah, manfaatnya kini sudah dirasakan oleh masyarakat," ujar Zulfikri, Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, keberadaan jaringan air bersih tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat untuk minum, mandi, dan mencuci, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan, kebersihan lingkungan, serta mendukung aktivitas ekonomi warga, termasuk usaha budidaya perikanan yang membutuhkan pasokan air yang stabil.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pemeliharaan. Kolaborasi itu menjadi kunci agar pembangunan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Pemerintah Desa Bukit Melintang berharap inovasi jaringan air bersih ini dapat menjadi inspirasi bagi desa desa lain di Kabupaten Kampar dalam memanfaatkan Dana Desa secara tepat sasaran. Dengan mengoptimalkan potensi alam yang dimiliki, pembangunan desa diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian masyarakat, serta mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera.

Berita Lainnya
Dari Lahan Ketahanan Pangan ke Bulog, Polsek Sabak Auh Kawal Penyerahan Jagung Petani
Aksi Humanis Polisi di Inhil, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Batang Bantu Petani Jemur Padi Dukung Ketahanan Pangan
Polsek KSKP Tembilahan Ajak Warga Pekan Arba Tanam Cabai Dukung Ketahanan Pangan
Polisi Antar 295 Kg Jagung Pipil Hasil Panen Ketahanan Pangan Sabak Auh ke Gudang Bulog
Polsek KSKP Tembilahan Ajak Warga Tanam Cabai Rawit, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Kateman Dampingi Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Emak-emak di Tapung Geruduk Warung Remang-remang, Desak APH Tutup Tempat Diduga Prostitusi
Program Studi Akuntansi FEB UNISI Raih Akreditasi Unggul, Dekan: Momentum Tingkatkan Mutu dan Daya Saing