DPRD Kampar Gelar Paripurna Istimewa HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Polsek KSKP Tembilahan Gotong Royong Bersihkan Pelabuhan
KOTI MPC PP Bengkalis Dukung Masyarakat Pulau Rempang Tolak Kampung Tua Digusur
Nusaperdana.com,Batam - Jajaran Komandan Inti ( KOTI) MPC PP Kabupaten Bengkalis yang di Komandoi langsung Dankoti Jasmi saat ini sudah sampai di Pulau Rempang, Batam.
Kehadiran di Pulau Rempang itu, sebagai rasa kemanusiaan dengan situasi yang terjadi saat ini dan mendukung masyarakat dalam penolakan kampung tua yang direncanakan akan digusur.
"Kehadiran kami, karena merasa terpanggil untuk memberikan bantuan kemanusiaan, serta memberi semangat dan motivasi terhadap masyarakat Pulau Rempang yang direncanakan akan digusur," ucap Dankoti Jasmi didampingi Provos Sonny kepada Nusaperdana.com, Senin (25/9/2023).
Ia menyebutkan merasa miris melihat masyarakat di Pulau Rempang saat ini. Namun kita sangat apresiasi dan salut atas komitmen masyarakat tetap bertahan dan tidak mau digusur.
"Harapan kita semua kepada masyarakat di Pulau Rempang Galang tetap semangat mempertahankan tanah ulayat yang sudah ada sejak tahun 1834 secara turun temurun," ungkapnya.
Kehadiran KOTI MPC PP Bengkalis di Pulau Rempang juga bergabung dengan Tim Lembaga Bantuan Hukum Bertuah Selembayung Negeri (LBH BERSERI), Pengurus Komite Reformasi Perjuangan Hak Putra Melayu Riau (KRPHPMR) dan Solidaritas Masyarakat Melayu Duri & Sekitarnya Peduli Rempang.**

Berita Lainnya
Sat Reskrim Polres Inhil Bersama BPOM dan Disperindag Laksanakan Operasi Pasar Jelang Ramadhan 1447 H
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Kepala SMAN 2 Kampar Ucapkan Selamat HUT Kampar ke 76: Kampar di Hati
Dugaan Pupuk KCL Palsu di KUD Maju Jaya Tapung Menguat, LPPNRI Dorong Proses Hukum
Zumrotun Rayakan HUT Kampar Ke 76 dan HUT Gerindra Ke 18: Kampar di Hati, Kompak Bergerak Berdampak
DPRD Kampar Gelar Paripurna Istimewa HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Polsek KSKP Tembilahan Gotong Royong Bersihkan Pelabuhan
Polri Hadir untuk Masyarakat, Bhabinkamtibmas Gelar Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Pelangiran