Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa
KOTI MPC PP Bengkalis Dukung Masyarakat Pulau Rempang Tolak Kampung Tua Digusur
Nusaperdana.com,Batam - Jajaran Komandan Inti ( KOTI) MPC PP Kabupaten Bengkalis yang di Komandoi langsung Dankoti Jasmi saat ini sudah sampai di Pulau Rempang, Batam.
Kehadiran di Pulau Rempang itu, sebagai rasa kemanusiaan dengan situasi yang terjadi saat ini dan mendukung masyarakat dalam penolakan kampung tua yang direncanakan akan digusur.
"Kehadiran kami, karena merasa terpanggil untuk memberikan bantuan kemanusiaan, serta memberi semangat dan motivasi terhadap masyarakat Pulau Rempang yang direncanakan akan digusur," ucap Dankoti Jasmi didampingi Provos Sonny kepada Nusaperdana.com, Senin (25/9/2023).
Ia menyebutkan merasa miris melihat masyarakat di Pulau Rempang saat ini. Namun kita sangat apresiasi dan salut atas komitmen masyarakat tetap bertahan dan tidak mau digusur.
"Harapan kita semua kepada masyarakat di Pulau Rempang Galang tetap semangat mempertahankan tanah ulayat yang sudah ada sejak tahun 1834 secara turun temurun," ungkapnya.
Kehadiran KOTI MPC PP Bengkalis di Pulau Rempang juga bergabung dengan Tim Lembaga Bantuan Hukum Bertuah Selembayung Negeri (LBH BERSERI), Pengurus Komite Reformasi Perjuangan Hak Putra Melayu Riau (KRPHPMR) dan Solidaritas Masyarakat Melayu Duri & Sekitarnya Peduli Rempang.**

Berita Lainnya
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana
HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit
Dinilai Konsisten Berantas Narkoba, Kapolres Inhil dan Kasat Res Narkoba Raih Penghargaan dari GRANAT
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Cek Perkembangan Tanaman Timun Warga di Inhil, Hasilnya Memuaskan
Hanya 81 Ribu dari 400 Ribu Warga Kampar Bekerja, Ikhsan Desak DPRD Panggil Seluruh Perusahaan