Puting Beliung hantam rumah warga Aliantan, 7 unit rusak parah
Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Pantai Cermin
Minggu Pagi, Puluhan Rumah di RT 07 RW 07 Kelurahan Babussalam Terendam Banjir
Nusaperdana.com,Duri - Cuaca hujan minggu pagi (15/05) yang terjadi di wilayah Kecamatan Mandau membuat beberapa wilayah mengalami kebanjiran.
Seperti di wilayah RT 07, RW 07 Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau puluhan Rumah BTN terendam banjir yang ketinggian air hingga diatas betis orang dewasa.
Warga RT 07, RW 07 Babussalam, kembali terpaksa harus merelakan perabotan dan alat-alat rumah tangganya hancur basah karena volume air yang begitu besar, bahkan barang-barang elektronik seperti kulkas, TV jadi rusak.
Yati salah seorang warga RT 07, RW 07 Babussalam, kepada Nusaperdana.com mengatakan banjir ini sudah sering kali di alaminya, jika hujan turun kami di sini tidak bisa berbuat banyak terpaksa merelakan semua yang ada di rumah terendam air.

"Banjir saat ini termasuk yang parah, karena hanya beberapa jam air langsung meluap, hingga kami hanya bisa melihat air masuk kerumah dan tak bisa berbuat apa-apa," ujar yati mengigil karena basa kuyup kedinginan.
Dengan adanya kondisi yang sudah sering dialami, dilanda banjir tiap hujan turun, Yati berharap kepada Pemerintah Daerah agar lebih memperhatikan dan mecarikan solusinya.
"kami berharap adanya perhatian yang serius dari Pemerintah Daerah, dan solusi yang cepat. Kami sudah capek dengan kondisi banjir ini," harapnya. (Putra)

Berita Lainnya
Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Kalapas Pasir Pengaraian pimpin Apel berikan arahan dan evaluasi Kedinasan Pegawai
Puting Beliung hantam rumah warga Aliantan, 7 unit rusak parah
DPO kasus kekerasan berat dan persetubuhan anak di bawah umur Berhasil ditangkap Polsek Tambut
Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Pantai Cermin
LPPNRI Kampar Gerak Cepat, Siap Surati PPID Soal Tapal Batas Desa Indra Sakti
Polsek Kabun Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Bantaran Sungai
LPPNRI Kampar Geram: Tapal Batas Tak Kunjung Tuntas, Pemerintah Dinilai Gagal Lindungi Hak Rakyat