Pemkab Inhil Ikuti Rapat Asistensi Supervisi Dalam Penerapan SPM Sub Urusan Trantibum di Daerah
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kab. Inhil Drs. H. Tantawi Jauhari , MM mengikuti Rapat Asistensi Supervisi Dalam Penerapan Standar Pelayan Minimal (SPM) Sub Urusan Trantibum di Daerah, bertempat di Ballroom Hotel Aston Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, rabu (15/03/2023).
Kegiatan rapat yang ditaja oleh Ditjen Bina Administrasi Wilayah Direktorat Pol PP dan Linmas ini di buka oleh Sekretaris Ditjen Bina Adwil, yang diwakili oleh Kepala Subdit Tata Operasional dan Standardisasi Pol PP Direktorat Pol PP dan Linmas, Beny M. Pakpahan, dan diikuti oleh 55 oleh Kepala Satpol PP Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia yang dipilih secara selektif.
Turut juga hadir dalam rapat, Sekda Kota Batam yang diwakili oleh Karo Tata Pemerintahan kota Batam, Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Kepulauan Riau.
Adapun maksud dan tujuan dari penyelenggaraan Rapat ini adalah sebagai salah satu sarana dalam meningkatkan koordinasi dan pemahaman bersama berkaitan dengan implementasi penerapan SPM Sub urusan Trantibum di daerah, sekaligus melihat sejauh mana implementasi SPM yang telah dilaksanakan.(Advertorial)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan