Diduga Pungut SPP Rp26 Ribu per Bulan, SMP Negeri 4 Tapung Hulu Disorot
Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Oknum PNS dan P3K Paruh Waktu
Polisi Temukan 'Cabang' Kerajaan Keraton Agung Sejagat di Klaten
Nusaperdana.com, Jateng - Kepolisian dari Polda Jawa Tengah berhasil menemukan 'cabang' dari Kerajaan Keraton Agung Sejagat yang diinisiasi oleh Toto Santosa dan Fanni Aminadia. Kerajaan fiktif itu berada di wilayah Klaten.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menjelaskan ditemukannya 'cabang' Keraton Agung Sejagat dari pemeriksaan Toto Santoso.
Kepada polisi, Toto mengaku sebelum di Purworejo sempat membuat kerajaan di wilayah lain, salah satunya Klaten.
"Sudah ditemukan cabang Keraton Agung Sejagat di beberapa kecamatan di Kabupaten Klaten dipimpin oleh seorang Maha Menteri Keraton Agung Sejagat saudari Wiwik," ungkap Iskandar lewat pesan WhatsApp, Kamis (16/1).
Iskandar mengatakan, 'cabang' kerajaan tersebut berada di Desa Brajan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Temuan berupa pengikut dan sejumlah barang bukti.
"Pengikutnya berjumlah 28 orang. Di sana, sudah ada batu prasasti, tempat pertemuan, dan papan nama," ujarnya.
Iskandar belum menjelaskan lebih detail terkait temuan ini. Selain itu, Iskandar juga belum menjawab pertanyaan awak media apakah Maha Menteri bernama Wiwik tersebut diamankan atau tidak.
Keraton Agung Sejagat mulai ramai dibincangkan publik sejak viral beberapa hari lalu. Keraton Agung Sejagat dipimpin Toto Santosa dan permaisurinya, Fanni Aminadia.
Keraton Agung Sejagat memiliki ratusan pengikut yang ternyata diwajibkan membayar sejumlah uang.
Lantaran membuat resah, sejumlah warga Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo melaporkan aktivitas kerajaan tersebut dan saat ini dua pimpinan kerajaan diamankan oleh polisi.**

Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Plt Kadis PUPR Kampar Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar, Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
Dana BOS SMPN 4 Tapung Hulu Disorot, Warga Minta Kejari-Inspektorat Turun Tangan
Kapolres Kampar Apresiasi Brimob Renovasi Jembatan Gobah, Infrastruktur Vital Warga
Pemuda Kampar Ajak Masyarakat Pahami Risiko KSO PT Agrinas terhadap Program PPTKH–TORA
Polres Kampar Bergerak, Olah TKP Sengketa Lahan 50 Hektare di Desa Sei Kijang
Aula Stanum Mangkrak, Dana PI Rp6 Miliar Disorot, LPPNRI Kampar Desak Kejaksaan Tindaklanjuti Laporan
Didemo Dua Kali, Galian C di Sungai Jalau Tetap Beroperasi, LPPNRI Kampar: Negara Jangan Kalah oleh Pelanggar Hukum