Program Inovasi Kelapa Pandan Wangi Puskesmas Tembilahan Hulu Upaya Menyadarkan Pentingnya Jamban Sehat
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Jamban merupakan sanitasi dasar penting yang harus dimiliki setiap masyarakat, sebenarnya masyarakat sadar dan mengerti arti pentingnya mempunyai jamban sendiri di rumah. Namun alasan utama yang selalu diungkapkan masyarakat mengapa sampai saat ini belum memiliki jamban keluarga lantaran faktor ekonomi.
Melihat faktor kenyataan tersebut, sebenarnya tidak adanya jamban di setiap rumah tangga bukan semata faktor ekonomi, namun lebih kepada adanya kesedaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat (PHBS), jamban pun tidak harus mewah dengan biaya yang mahal.
Dijelaskan Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Hulu, Hj Rosdinah, SSt, M. Kes, derajat kesehatan di pengaruhi oleh empat faktor yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan keturunan. Hasil penelitian yang sudah sering diangkat oleh para pakar kesehatan, mengungkapkan bahwa aspek lingkungan memiliki kontrsibusi 45%, perilaku 30%, pelayanan kesehatan 20%, dan genetic atau keturunan sebesar 5%.
"Dari buruknya sanitasi dasar itu maka berpengaruh terhadap kejadian Stunting di wilayah provinsi Riau khusnya Kabupaten Indragiri Hilir," ungkap Hj Rosdinah, SSt, M. Kes.
Dijelaskannya, adapun data Stunting yang tertinggi ke 3 setelah Kab.Rokan Hulu 37 %, Rokan Hilir 35,9% dan Kab Indragiri Hilir sebanyak 34,3%, jumlah ini melebihi angka Stunting Nasional yaitu 29,6% Tahun 2017.
Sebagai salah satu program inovasi dalam permasalahan ini, UPT Puskesmas Tembilahan Hulu mencetuskan program Kelompok Papa Peduli Dengan Jamban Warga Indragiri (Kelapa Pandan Wangi).
Dengan melibatkan lintas program, diantaranya Kesling dan Promkes, SK Kelapa Pendan Wangi dengan Kordinator Kepala Puskesmas dan sebagai Supervisor adalah Petugas Sanitarian Puskesmas.
Sebagai tindak lanjutnya dilakukan
1. MOU Kerjasama dengan Kepala desa di wilayah UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.
2. MOU Kerjasama dengan Lintas sektor yaitu TNI
3. Melakukan Pemicuan untuk Memotivasi masyarakat agar dapat berprilaku hidup bersih dan sehat.
"Dengan adanya Inovasi kerjasama antara Linprog dan Linsek ini di harapkan dapat menjadi sebuah tindakan yang tepat guna agar dapat terciptanya desa desa di wilayah UPT Puskesmas tembilahan hulu Stop buang air bersar semarangan," harapnya. (Advertorial/Dinkes Inhil)

Berita Lainnya
Apel Siaga Karhutla di Tempuling, Stake Holder dan MPA Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
Prestasi Gemilang, Pemkab Inhil Diakui Kementerian Keuangan RI, Sabet Penghargaan Pengelolaan Keuangan Daerah Terbaik
Melalui Program Ayam Petelur, Polsek Sabak Auh Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan Warga
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sabak Auh Monitoring Lahan Jagung Pipil
Polsek Rambah Samo Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Desa Teluk Aur
PT Era Sawita Konsisten Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan Anak Yatim di Kepenuhan
Sinergi Polri dan Masyarakat, Polsek Tanah Merah Dukung Peternakan Sapi di Inhil
Kodim 0314/Inhil Raih Juara I Lomba Simulasi Pemadam Kebakaran Tingkat Korem 031/WB