Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Oknum PNS dan P3K Paruh Waktu
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Sampaikan Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Gus Yaqut Ungkap Peran Gus Dur
Nusaperdana.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat tahun baru Imlek 2573 Khongzili, Gong He Xin Xi, Wan Shi Ru Yi kepada seluruh umat Khonghucu di Tanah Air dan seluruh masyarakat yang merayakannya.
Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu juga menyampaikan harapannya di tahun baru Imlek.
"Semoga di sepanjang tahun Macan Air ini segala persoalan dapat teratasi," kata Gus Yaqut dalam konferensi pers virtual, Senin (31/1).
Gus Yaqut mendoakan agar umat Khonghucu dan masyarakat yang merayakan Imlek senantiasa hidup dalam harmoni, damai, dan sejahtera.
Ia mengatakan perayaan Imlek ini merupakan yang ke-23 kali yang digelar secara nasional.
Menag lantas menyinggung soal peran Presiden Keempat Indonesia Abdurrachman Wahid alias Gus Dur.
"Sejak Gus Dur menetapkan Kepres Nomor 6 Tahun 2000 yang mencabut Impres Nomor 14 Tahun 2967," katanya.
Menurutnya, keputusan besar soal hal itu haruslah disyukuri dan menjadi momentum wujud hadirnya negara dan pemerintah.
Lebih lanjut, Yaqut juga mengapresiasi tema tahun baru Imlek 2573 Khongzili.
“Seorang Junzi atau Insan Beriman dan Berbudi yang Hidup dalam Tengah Sempurna, Xiaoren atau Manusia Rendah Budi yang Hidup Menentang Tengah Sempurna,” katanya.
Menurutnya, tema yang diambil dari ayat suci kitab Khonghucu ini menganjurkan agar semua masyarakat taat menjalankan ajaran agama dengan menjadi umat manusia dan warga negara yang baik.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk senantiasa mengambil jalan keselarasan dan keharmonisan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Atas ajaran itu, Gus Yaqut lantas mengajak masyarakat Tionghoa untuk terus berupaya menjalani pola hidup keseharian yang seimbang, adil, toleran, dan moderat sesuai konsep ajaran Yin Yang.
"Caranya, dengan senantiasa memuliakan hubungan antara manusia, memuliakan hubungan dengan alam, dan memuliakan hubungan dengan Sang Maha Pencipta," pungkasnya.(red)

Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI