Sempena Hari Sumpah Pemuda, SDN 19 Tembilahan Gelar Pawai Adat dan Profesi
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 94, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 19 di Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Tembilahan, kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pawai pakai adat dan profesi, Sabtu (29/10/22).
Penyelenggaran ini lebih meriah dengan iringan Marsimbaen SMAN 1 Tembilahan serta anak-anak memakai pakaian adat, pakaian cita-cita, pakaian muslim, atlit, polisi, TNI, dokter dan lain-lainnya.
Kepala sekolah (Kepsek)/SDN 19 Taufik S.Pd. M.pd mengatakan tujuan penyelenggaran ini ialah mempromosikan sekolah kepada masyarakat kemudian mengenalkan kepada siswa siswi terkait budaya serta melihat bakat dan minat siswa tersebut.
"Tujuan awal kita yang pertama mempromosikan sekolah kepada masyarakat, yang kedua memperkenalkan pakaian adat daerah kepada anak-anak agar dapat terus berkembang serta melihat bakat dan potensi dari anak-anak kita ini," ujarnya.
Untuk itu, Ia menambahkan semoga dengan penyelenggaran ini anak-anak bisa mengetahui pakaian adat yang ada di indonesia ini serta memahami tujuan peringatan sumpah pemuda.
"Semoga kedepannya anak-anak kita ini dapat merealisasikan minat dan bakat nya, apalagi banyak yang memakai pakaian yang dicita-citakannya. Dan tetatap dipantau oleh guru serta orang tua," pungkasnya.

Berita Lainnya
Inovasi Jaringan Air Bersih Desa Bukit Melintang Manfaatkan Gravitasi Perbukitan, Tuai Apresiasi
Dari Lahan Ketahanan Pangan ke Bulog, Polsek Sabak Auh Kawal Penyerahan Jagung Petani
Aksi Humanis Polisi di Inhil, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Batang Bantu Petani Jemur Padi Dukung Ketahanan Pangan
Polsek KSKP Tembilahan Ajak Warga Pekan Arba Tanam Cabai Dukung Ketahanan Pangan
Polisi Antar 295 Kg Jagung Pipil Hasil Panen Ketahanan Pangan Sabak Auh ke Gudang Bulog
Polsek KSKP Tembilahan Ajak Warga Tanam Cabai Rawit, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Kateman Dampingi Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Emak-emak di Tapung Geruduk Warung Remang-remang, Desak APH Tutup Tempat Diduga Prostitusi