PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten
Seorang Polwan, Bripda Eka Juga Ikut Membubarkan Massa Anarkis
Nusaperdana.com, Makassar Sulsel - Setelah aksi unjuk rasa dari demonstran menjadi anarkis, dengan membakar mobil yang ada disekitar lokasi unjuk rasa, warga yang ada disekitar jalan A.P. Pettarani pun marah dan langsung menyerang pendemo karena telah meresahkan masyarakat.
Hal ini membuat Satuan Brimob Polda Sulsel turun langsung untuk meredam bentrokan dan membubarkan demonstran yang anarkis dari malam hingga dini hari tadi, Kamis (22/10/2020).
Satuan Brimob Polda Sulsel yang membubarkan aksi anarkis dan bentrokan warga tersebut dipimpin langsung Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis P.S., S.I.K., M.Si. dengan menghimbau lewat mobil Raisa milik Brimob melakukan pendorongan hingga di depan jalan kampus UNM jalan Pendidikan Makassar.
Saat pembubaran massa, terlihat sosok Polwan yang ikut terlibat dalam pembubaran massa ini, dengan menggunakan rompi dan helm PHH Brimob, Polwan yang bernama Bripda Eka Safitriani menunjukkan semangat dalam tugasnya.
Saat dikonfirmasi Kombes Pol. Muhammad Anis (Dansat Brimob) membenarkan hal tersebut.
"Jadi memang betul kami menerjunkan personel kami yang masih terbilang baru bergabung di Brimob yang di dalamnya ada polwan juga, mereka telah selesai melaksanakan pelatihan kemampuan Brimob dan sudah siap diturunkan," ucapnya.
Muhammad Anis (Dansat) juga menegaskan bahwa Polwan Brimob ini memang memiliki semangat yang kuat karena ia (Bripda Eka) memang sejak kecil bercita - cita menjadi Brimob.
"Bripda Eka ini merupakan polwan yang sejak kecil bercita-cita menjadi Brimob, semua latihan Brimob yang sudah dilaluinya menunjukkan kalau ia (Eka) siap untuk bertugas,"tambah perwira melati tiga itu.
"Ini merupakan wujud Bhakti Brimob untuk masyarakat dalam kondisi apapun kita siap hadir untuk masyarakat, apalagi tadi sudah melakukan pengrusakan fasilitas umum dan meresahkan masyarakat, jadi dengan sigap kami akan membubarkan para demonstran yang anarkis itu," pungkas Muhammad Anis. (Amir)

Berita Lainnya
Wakil Bupati Kampar Buka Pawai Ta'aruf Akbar Sambut Ramadhan 1447 H di Salo
Awak Media Soroti Dugaan Galian Tanah Timbunan di Simpang Kubu, Surat Konfirmasi ke Polisi Tak Berbalas
Satpol PP Kampar Turun ke Lokasi, Kafe My Love di Tanjung Sawit Mendadak Tutup, Diduga Ada Kebocoran Informasi
Pemuda Kampar Kritik Kebijakan Pencabutan HGU, Pertanyakan Ketegasan Pemerintah terhadap Konflik Lahan Masyarakat
Polres Kampar Tahan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Diduga Sediakan Pemandu Lagu dan Jual Miras, Kafe My Love di Tapung Disorot Warga
Disdikpora Kampar Atur Teknis KBM Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Sesuaikan Pola Belajar
PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten