Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Soal Pemberitaan Sejumlah Media Online, Heri: Hanya Miskomunikasi Operator dan Konsumen
Nusaperdana.com,Mandau - Pimpinan SPBU KM 7, jalan Rangau, Kecamatan Mandau, berikan teguran pada karyawan yang baru baru ini diberitakan beberapa media.Diketahui sebelumnya, ada sedikit kesalahan pahaman (Miskomunikasi), antara operator dan konsumen saat akan melakukan pengisian.
Hal ini disampaikan Pimpinan diwakili Manager SPBU Heri saat mempertemukan kedua belah pihak di warung ngopi santai di SPBU tersebut. Dari penuturan ke duanya diketahui akibat miss komunikasi, apalagi saat itu situasi terik matahari yang sangat menyengat, karyawan yang bertugas sebagai Operator pengisian, dari start hingga usai, lebih banyak berdiri.
"Dapat dibayangkan dalam situasi panasnya matahari, yang juga dirasakan konsumen, sudah pasti dapat memicu kesal atau emosi dengan cepat,"tuturnya.
Lanjut Heri, sebelum karyawan melakukan rutinitasnya mereka terlebih dahulu di briefing tentang pekerjaan dan kendala yang kemungkinan terjadi saat bertugas. Antara lain bila ada kendala segera melaporkan pada pengawas, yang setiap saat standby.
"Selain ada kotak surat (tempat melapor), ada juga nomer kontak Pertamina dan petugas pengawas dari SPBU, semua sudah disampaikan dan hal ini juga berlaku bagi konsumen yang komplain dalam pelayanan," tegasnya.
Diungkapkannya, SPBU ini telah mempekerjakan lebih 25 orang tenaga lokal, artinya masyarakat diseputaran lokasi SPBU sudah sangat terbantu dengan keberadaan SPBU ini.

Dari Pimpinan juga menekankan pada seluruh karyawan tidak dibenarkan melakukan pungutan bentuk apa pun.
Hal ini berlaku bagi Masyarakat yang melakukan pengisian tidak dibenarkan memberikan sesuatu atas imbalan jasa pengisian BBM yang menggunakan jerigen, tentu disesuaikan dengan standar pengisian untuk Masyarakat.
"Mereka dilarang menerima atau melakukan pungutan bentuk apapun, mereka telah diberikan upah sesuai ketentuan Pemerintah," sebutnya.
Dari pantau di lapangan, SPBU ini terbilang bersih baik di areal, kamar Mandi/Toilet, maupun di Mushola.
Pimpinan SPBU juga menyediakan Yasmine Mart sebagai tempat berbelanja ringan, dan lebih menariknya juga ditemukan ruangan tempat ngopi atau tempat pertemuan yang terbilang nyaman dan aman.
"Semua ini untuk Konsumen sehingga nyaman saat berkunjung ke tempat ini," pungkas Heri.(Putra)

Berita Lainnya
DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan
Kapolres Bengkalis: Kecelakaan Libatkan Waka DPRD Masih Diselidiki, Tim Lakukan Olah TKP
Dorong Ekonomi Pesisir, Kapolda Riau Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting
Bupati Inhil Buka Manasik Haji Terintegrasi, 481 CJH Ikuti Persiapan Haji 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
Wabup buka Musrenbang RKPD tahun 2027 Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Kalapas Pasir Pengaraian pimpin Apel berikan arahan dan evaluasi Kedinasan Pegawai