Tabrak Tronton, Penumpang Mobil Terios Meninggal Dunia di KM 24/600 Tol Permai
Nusaperdana.com,PEKANBARU - Seorang pemudik dari Sumatera Utara, Juhariah (54) tewas akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas Tol Pekanbaru-Dumai KM 24/600 dini hari tadi.
Direktur Lalulintas Polda Riau Kombes Dwi Setiyawan mengatakan kecelakaan terjadi pukul 02.30 WIB dini hari tadi.
"Tadi malam kejadian sekitar pukul 02.30 WIB terjadi kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai. Masyarakat yang mudik dari arah Sumatera Utara kecelakaan," ujar Dwi, Selasa (8/4/2023).
Dwi mengatakan, korban yang merupakan penumpang mobil meninggal dunia. Saat ini insiden kecelakaan maut tersebut telah ditangani Ditlantas Polda Riau.
"Satu meninggal dunia. Kami imbau agar pemudik dapat istirahat jika lelah, jangan memaksakan perjalanan karena kita juga sudah siapkan pos-pos keamanan," imbuh Dwi.
Terpisah, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, Kompol Irnanda Oktora mengatakan insiden kecelakaan bermula saat mobil BK 1343 ZX yang dikemudikan DP datang dari arah Dumai. Setibanya di lokasi mobil tiba-tiba oleng dan menabrak tronton.
"Mobil Daihatsu Terios yang dikemudikan saudara DP datang dari arah Kota Dumai menuju Pekanbaru. Setiba di TKP diduga ngantuk dan menabrak mobil Mitsubishi truck tronton BK 8183 XG," imbuh Nanda.
Truk tronton sendiri dikemudikan oleh HR. Posisi saat itu truk berada di depan mobil Terios sama-sama arah Pekanbaru.
"Satu unit mobil Daihatsu Terios BK 1343 ZX dikemudikan DP. Ada tiga penumpang FP, PP dan Juhariah. Juhariah meninggal dunia," kata Nanda.**
Sumber : Mediacenter Riau/MC Riau

Berita Lainnya
PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Diduga Serobot Lahan Sawit 50 Hektare, Lima Orang Dilaporkan ke Polres Kampar
Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Bengkalis Serahkan Bantuan Kemanusiaan melalui BAZNAS
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa
Dukungan Masyarakat Menguat, Wali Murid Larang Anak Ikut Demo Koperasi Merah Putih di SMA 2 Kampar