Polres Kampar Tangkap Pria Cabuli Anak di Bawah Umur di XIII Koto Kampar
Pemuda di Tapung Hulu Dibegal 2 OTK, Motor dan HP Raib
Tahun 2019, Kementerian PUPR Telah Merehabilitasi 35 Sekolah dan Madrasah di Kabupaten Bengkulu
Nusaperdana.com, Bengkulu - Pembangunan infrastruktur tidak hanya terhadap jalan, bandara, terminal, dan pelabuhan saja. Bangunan sekolah dan madrasah juga menjadi perhatian pemerintah.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, sebagaimana diketahui, presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sidang Kabinet Paripurna di Bogor pada 18 Juli 2018 lalu menginstruksikan Kementerian PUPR untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi 10.000 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia.
"Rehabilitasi sekolah dan madrasah bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul," katanya.
Pada 2019 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya dengan mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Rehabilitasi dan Renovasi yang dilakukan adalah sebanyak 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu yaitu, di Bengkulu Utara dan Kabupaten Rejang Lebong terdapat 6 sekolah dengan anggaran Rp. 12 miliar dikerjakan PT Serumpun Makmur Anugrah Sentosa. Di Kabupaten Kaur, Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan terdapat 25 sekolah dengan anggaran 44 miliar dikerjakan kontraktor PT Andica Parsaktian abadi.
Kemudian Renovasi Sarana Prasarana Madrasah di Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Rajang Lebong dan Kabupaten Kepahiang terdapat 4 Madrasah dengan anggaran 14 miliar oleh kontraktor PT Jasa Cerah Mentari.
Pekerjaan Pembangunan yang dimulai pada 10 Juli 2019 dan selesai pada 30 Desember 2019 tersebut lingkup pekerjaannya berupa Gedung Ruang Kelas Belajar (RKB), sarana dan prasarana seperti lapangan sekolah dan pagar, toilet.
Kepala Sekolah SDN 119 Bengkulu Utara Rini Pasmawati menyampaikan rasa terimakasihnya Kepada Kementerian PUPR, karena telah metenovasi sekolah ini. “Dulu sebelum dibangun sekolah ini terlihat rusak, Alhamdulillah setelah dibangun terlihat bersih dan indah," terangnya.
Pranta Setiawan salah satu siswa kelas 5 SDN 119 mengatakan, dulu sekolah ini buruk sekali setelah dibangun jadi bagus sekali. "Terimakasih Kementerian PUPR telah bangun sekolah kami," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Panudiyono Kepala Sekolah SMP Negeri 42 Bengkulu Utara juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kementerian PUPR yang telah merenovasi. "Alhamdulillah setelah direnovasi semangat mengajar guru dan belajar siswa menjadi meningkat," tuturnya.

Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI