Tak Habis-habisnya Jalan Pertanian Duri Barat Bandar Sabu Digiring Ke Sel Tahanan
Nusaperdana.com,Bengkalis - Seperti tak ada efek jera dan tak habis-habisnya peredaran Narkotika jenis Sabu di jalan Pertanian Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Meskipun sudah tertangkap 5 tersangka sebelumnya pada hari Jum'at (05/08) lalu, sekitar pukul 23.35 wib, di hari yang sama kembali satu orang tersangka diduga sebagai Bandar digiring Sat Narkoba Polres Bengkalis ke Sel Tahanan.
Tersangka berinisial EY (43) dibekuk di sebuah rumah bersama barang bukti 7 (tujuh) bungkus plastik pack berisi diduga narkotika jenis sabu berat 3 gram, 1 (satu) unit hp merk vivo warna hitam dan uang tunai Rp 125.000.
"Benar seorang berinisial EY diduga Bandar sabu kita amankan di sebuah rumah tersangka sebelumnya berinisial AS yang saat di geledah ditemukan barang bukti narkotika jenis Sabu," ucap Kapolres Bengkalis melalui Kasat Narkoba IPTU Tony Armando lewat press releasenya, Senin (16/08).
Kata IPTU Tony, saat dilakukan interogasi, tersangka EY mengakui sabu tersebut miliknya didapatkan dari seseorang yang berinisial E di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
"Tersangka dan barang bukti saat ini susah dibawah ke Mapolres Bengkalis untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," terang Kasat Narkoba Polres Bengkalis itu.**

Berita Lainnya
Satpol PP Kampar Turun ke Lokasi, Kafe My Love di Tanjung Sawit Mendadak Tutup, Diduga Ada Kebocoran Informasi
Pemuda Kampar Kritik Kebijakan Pencabutan HGU, Pertanyakan Ketegasan Pemerintah terhadap Konflik Lahan Masyarakat
Polres Kampar Tahan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Diduga Sediakan Pemandu Lagu dan Jual Miras, Kafe My Love di Tapung Disorot Warga
Disdikpora Kampar Atur Teknis KBM Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Sesuaikan Pola Belajar
PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten
SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten
HPN ke-80, Kabiro Nusaperdana.com Kampar Tegaskan Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana