Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
991 Meninggal dari 14.265 Kasus, Tingkat Kematian Corona RI 6,94 Persen
Nusaperdana.com, Jakarta - Pemerintah pada hari Minggu (11/5/2020) mengumumkan total kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia menjadi 14.265 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 991 di antaranya meninggal dunia sementara 2.881 orang lain dinyatakan sembuh.
"Kasus konfirmasi positif COVID-19 yang meninggal bertambah 18 orang sehingga menjadi 991 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Minggu (11/5/2020).
Dengan data tersebut artinya tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) virus Corona di Indonesia saat ini ada di angka 6,94 persen. Terjadi sedikit peningkatan dari hari Minggu kemarin yang angkanya 6,93 persen.
Data yang dihimpun oleh Research Center Johns Hopkins University menunjukkan rata-rata CFR wabah Corona di dunia saat ini ada di angka 6,87 persen persen.
Amerika Serikat (AS) masih ada di urutan pertama sebagai negara dengan jumlah kasus Corona terbanyak yaitu 1.329.799 kasus. Berikutnya diikuti Spanyol sebanyak 224.350 kasus dan Inggris 220.449 kasus.
Sebagai perbandingan AS memiliki CFR Corona 5,98 persen, Spanyol 11,86 persen, dan Inggris 14,48 persen.

Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI