Bupati Buka Acara Pembinaan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Bengkalis

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri Saat Memasangkan Tanda Kalung Peserta Pembinaan Paskibraka

Nusaperdana.com,Bengkalis - Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri membuka acara Pembinaan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), di gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Di laut, Senin (24/7/2023). 

Pada acara pembukaan tersebut dihadiri Plt. Kepala Badan Kesbangpol Andris Wasono, dan juga siswa-siswi calon Paskibraka Kabupaten Bengkalis yang berjumlah 75 orang dari 11 Kecamatan Se-Kabupaten Bengkalis.

Kemudian Adapun tampak hadir pada acara tersebut Dandim 0303/Bengkalis diwakili Pasi Ops, Kapten CZI Suratmin, Kapolres Bengkalis diwakili Kabag SDM Polres Bengkalis, Kompol Eddy Renhar, Kajari Bengkalis diwakili Kasi Datun, Vegi Vernandes, Danposal Bengkalis, Letda Laut (E) Nur Johan, Plt. Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bengkalis, Andris Wasono, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Bengkalis dan undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut Johansyah mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membentuk Paskibraka Merah Putih dalam rangka memperingati Upacara Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 pada tanggal 17 Agustus 2023 mendatang.

"Melalui pembinaan dan pelatihan Paskibraka inilah jiwa-jiwa karakter muda dibentuk dengan berbagai latihan yang mengasah kecakapan dan terampil dalam memahami tugas dan fungsi sebagai Paskibraka, serta sigap dan mampu menerapkan materi teknis Paskibraka. Untuk itu tunjukkan keteladanan, sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin dan bermoral serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi," harap Johan.

Apa yang adik-adik peroleh selama mengikuti pelatihan, baik pengetahuan maupun kedisiplinan, hendaknya dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Karena daerah dan bangsa ini sangat membutuhkan sosok generasi muda yang berintegritas dan berkarakter, ujarnya.

Selain itu sambung Johan, adik-adik juga dituntut untuk selalu memiliki semangat kebangsaan, rela berkorban dan cinta tanah air, serta berdaya saing dalam berpikir dan berkarya. Selalu tunjukkan sikap dan perilaku yang pantas ditauladani, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun di masyarakat.

"Jadilah generasi masa depan yang berkualitas, yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, adik-adik harus menjadi generasi yang memiliki integritas kepribadian yang baik, mental yang kokoh, ulet, tegar, dan pantang menyerah untuk berjuang demi kemajuan dan kejayaan daerah, bangsa dan negara tercinta ini. Menjadi generasi pemenang, bukan pecundang," pesan Johan.

Kepada adik-adik semua, agar dapat menjadi lilin penerang kebaikan bagi semua, terlebih bagi sesama generasi muda di daerah ini, agar Bermarwah, Maju dan Sejahtera. Teruslah mempersiapkan diri untuk menjadi putra-putri bangsa yang unggul, berkualitas, berintegritas, dan berkarakter serta berdaya saing, sebagaimana yang kita cita-citakan bersama, ujarnya.**



[Ikuti Nusaperdana.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar