DPRD Kampar Kecewa "Dikacanggorengkan" Eksekutif, Pansus Minta Dilakukan Audit Khusus
BANGKINNANG, Nusaperdana.com - Guna mendalami soal aset berupa kendaraan dinas milik Pemda Kampar, Pansus atau Panitia Khusus Aset DPRD Kampar yang diketuai oleh Muhammad Ansar kembali mengundang pihak eksekutif untuk rapat bersama di gedung rakyat, Senin, 6 September 2021.
Mereka yang diminta hadir adalah Bagian Aset Sekretariat Daerah (Setda) Kampar, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar.
Namun, para pihak yang diminta hadir tidak menampakkan batang hidungnya di gedung rakyat.
"Saya kecewa dari tiga Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang kita undang, seperti Bappeda hanya diwakili oleh Sekretarisnya. BPKAD diwakili oleh Kabag Aset sedangkan dari Setda Kampar tidak hadir sama sekali " ucap Ansar kecewa.
Belakangan diketahui para pejabat dan kepala OPD tidak "menghiraukan" undangan Pansus Aset lantaran disebut ke Tapung untuk membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan( APBD-P) 2021 di rumah kediaman pribadi Bupati Catur.
DPRD heran apa maksud para OPD harus membahas APBD-P di rumah pribadi Bupati Catur padahal Pansus sudah menjadwalkan rapat ini sejak seminggu yang lalu.
Dengan dalih tersebut pihak eksekutif "mengkacanggorengkan" undangan para wakil rakyat, Pansut Aset DPRD Kampar.
Atas sikap kurang koperatif dari eksekutif ini, Ansar menyebut pihaknya sudah memikirkan untuk meminta dilakukan audit profesional pada pengelolaan aset oleh pihak eksekutif.
"Dari ketidakhadiran mereka, data yang diminta tidak lengkap, mulai SK penggunaan barang tidak ada. Persoalan ini menjadi rumit. Harus ada audit dari profesional. Apalagi mereka tidak koperatif begini. Bisa saja nanti kami merekomendasikan spesial audit atau audit khusus biar lebih terang," ancam Ansar. (Redaksi)

Berita Lainnya
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Jagung Ketahanan Pangan di Lahan UPTD Pertanian
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
Media Nusa Perdana Surati BPN Kampar, Minta Klarifikasi Soal Pencabutan SKT dan SKGR di Kota Garo
Panen Raya Jagung di Sabak Auh, Polsek dan Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana
HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu