Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Kapal Tongkang Pengangkut Batubara dan Buldozer Jatuh ke Laut di Kaltim

Nusapersada.com - Kapal tongkang pengangkut batu bara dan buldozer mengalami kecelakaan di Perairan Muara Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Muatan kapal tersebut tak seimbang yang berakibatnya batu bara dan buldozer yang diangkut jatuh ke laut.
Kejadiantersebutterekam ponsel salah satu awak tongkang, dan kemudian viral di Media Sosial. Dalam video yang berdurasi pendek tersebut terlihat sisi kiri kapal ponton tersebut jebol dan diikuti oleh tumpahan batu bara serta terceburnya salah satu alat berat yakni buldozer ke laut.
Dikatakan, Plh Kasi Keselamatan KSOP Samarinda, Kapten Herdi Setiawan, pihaknya sudah menerima laporan kejadian itu. Dia mendapat laporan kapal kecelakaan itu sejak Sabtu (14/12).
"Sudah dari Sabtu, laporannya masuk. Saat ini masih di masih dicek, dan dilakukan pemeriksaan. Wilayah hukumnya masuk wilayah kerja Muara Badak berarti Bontang," kata Herdi.
Menurutnya, kapal itu tidak ada kelebihan muatan. Hanya saja, tidak ada koordinasi yang baik, antara petugas kapal dan petugas muatan.
"Berat beban muatan, semua normal. Hanya, komunikasi yang kurang baik antara petugas dozer dan petugas tongkang. Nanti itu yang kita periksa." jelasnya.**
Berita Lainnya
Ramadhan Tiba, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Berbagi Sembako
LBH Pers SMSI Riau Siap Dampingi Masyarakat Hadapi Masalah Hukum
Gubernur Ansar Sampaikan Gagasan Upaya Peningkatan Layanan Kesehatan dan Nakes kepada Menkes RI
Srikandi PLN Turut Berperan Dalam Komisioning GI 150 kV Talisayan sebagai Wujud Semangat Hari Pahlawan
Kunjungi Proyek Pembangunan TL 150 kV GI Malifut - GI Tobelo, EVP MKJ PLN Tegaskan Komitmen PLN untuk Memperkuat Infrastruktur Kelistrikan di Maluku Utara
Membanggakan, Teknik Sipil UNISI Raih Juara 1 Lomba Tingkat Nasional
SMSI Gagas RM Margono Djojohadikoesoemo Menjadi Pahlawan Nasional, Dukungan Kian Menguat
Pembangunan Kelurahan Dinilai Tertinggal, Ferryandi Janjikan Anggaran Sama Dengan Di Desa